Kapitalisasi Pasar Apple Mendekati US$ 3 Triliun

- Editor

Jumat, 10 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Apple Inc. (Foto:pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi Apple Inc. (Foto:pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id – Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) Apple Inc, terus mencatatkan lonjakan harga saham yang membuat kapitalisasi pasarnya hampir tembus US$ 3 triliun atau sekitar Rp 42.900 triliun (kurs Rp 14.300/US$). Angka ini, hanya selang setahun setelah produsen iPhone itu melewati kapitalisasi pasar US$ 2 triliun.

Pada Kamis (9/12/2021), harga saham Apple naik 1,6% menjadi US$ 175. Hanya butuh mencapai harga US$ 182,85 agar saham Apple bisa mencapai sasaran US$ 3 triliun. Saham Apple, didukung oleh para investor yang bertaruh dengan merek tersebut yang melihat Apple sebagai tempat aman berinvestasi.

Ilustrasi gatget Apple
Ilustrasi gatget Apple. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/Grinvals)

Tahun ini, saham Apple telah melonjak sekitar 30% dan melonjak 80% pada tahun lalu. Sebagai perbandingan, indeks S&P 500 hanya meningkat sebesar 25% untuk periode yang sama.

Sementara para pesaingnya di jajaran perusahaan teknologi berkapitalisasi triliunan dollar AS seperti Microsoft, Amazon, Alphabet dan Tesla naik sekitar 10%-70%. Adapun Microsoft, masih membutuhkan sekitar US$ 500 miliar lagi untuk bisa menembus kapitalisasi pasar US$ 3 triliun.

Baca juga : 

“Apple tampaknya lebih kebal terhadap pasang surut kekuatan ekonomi karena merek yang sangat kuat ini. Produk barunya juga cukup kuat,” tutur Analis pasar dan investasi senior Hargreaves Lansdown, Susannah Streeter berdasarkan keterangan yang dilansir dari Reuters, Jumat (10/12/2021).

Menurut Streeter, ada harapan Apple masih akan terus hadir. Meskipun ada beberapa kelemahan dalam mendapatkan handset. Juga lemahnya permintaan produk anyar, iPhone 13.

Kapitalisasi pasar sebesar US$ 1 triliun ditembus Apple pada pada 2018. Dan hanya butuh waktu dua tahun untuk menggandakan penilaian tersebut. Saham perusahaan teknologi ini melampaui target harga rata-rata analis Wall Street sebesar US$ 4. Dan dengan mayoritas analis merekomendasikan beli untuk saham Apple. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Polisi Terima Laporan atas Cuitan Ferdinand Hutahaean “Allahmu Lemah”

Berita Terkait

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan
Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi
Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:10 WIB

Daftar Harga Tiket Konser Guns N’ Roses di Jakarta, Termurah Hanya Rp 1 Jutaan

Senin, 29 Juni 2026 - 19:20 WIB

Original Cast of Keumalahayati The Musical: Tribute dan Perjalanan Emosi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:31 WIB

Rahardja Pertegas Identitas Musik dengan Single Jatuh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:05 WIB

Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Konser Guns N’ Roses pada November 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:51 WIB

Visiting Jakarta Dukung Remember Fest 2026 Promosikan Pariwisata Kreatif

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Billboard “Welcome To The” Muncul di Bundaran HI, Publik Kaitkan dengan Guns N’ Roses

Senin, 22 Juni 2026 - 00:55 WIB

Ini Lirik Lengkap Lagu Anakmu Slalu Cinta Milik Lindee Cremona

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:05 WIB

Duo Antonia Resmi Rilis Mini Album Suara Hati

Berita Terbaru

Grup band Rahardja. (Foto: Istimewa)

Musik

Rahardja Pertegas Identitas Musik dengan Single Jatuh

Sabtu, 27 Jun 2026 - 05:31 WIB