Danareksa Investment Management Targetkan Pertumbuhan 15%

- Editor

Selasa, 16 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perdagangan. (Foto: Pelopor/Freepik)

Ilustrasi perdagangan. (Foto: Pelopor/Freepik)

Pelopor.id | PT Danareksa Investment Management (DIM) menargetkan pertumbuhan Dana Kelolaan sebesar 15% pada tahun 2022. Adapun sampai kuartal III 2021, total Dana Kelolaan (AUM) DIM telah mencapai Rp 40 triliun. Beberapa hal yang menjadi fokus utama DIM pada 2022 adalah pemasaran produk reksa dana open end dengan mengedepankan proposisi produk, pengambilan keputusan berbasis riset untuk peningkatan kualitas pengelolaan investasi, serta optimalisasi kanal ritel.

Selain itu, DIM akan tetap mengedepankan manajemen risiko dan kepatuhan sebagai salah satu pilar utama menjaga terlaksananya tata kelola perusahaan yang baik. Hingga kini, produk reksadana yang dikeluarkan DIM meliputi Reksadana Saham, Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran, Reksadana Pasar Uang serta Reksadana ETF & Indeks.

“Dana kelolaan untuk industri reksadana mengalami penurunan di bulan Oktober 2021 sebesar 3% atau turun menjadi sebesar Rp554 triliun. Sementara DIM hanya mengalami penurunan sebesar 2% atau sedikit lebih baik dibandingkan penurunan kelolaan industri reksadana, dengan perolehan AUM reksadana sebesar Rp30 triliun, yang didukung Pangsa Pasar DIM sebesar 4.8% – 4.9%,” ujar Direktur Utama PT Danareksa Investment Management Marsangap P. Tamba, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Tips Menghindari Penipuan Investasi dan Arisan Bodong

Chief Investment Officer PT Danareksa Investment Management Herman Tjahjadi menambahkan, disisa waktu 2021, pihaknya akan mencermati beberapa hal, seperti resiko inflasi yang meningkat berhubungan dengan meningkatnya harga minyak bumi, CPO, gandum dan kopi.

Kemudian, DIM juga menyoroti perkembangan kasus Covid-19 di China yang belakangan ini meningkat. Menurut Herman, jika ada lockdown di beberapa pelabuhan utama di China untuk beberapa minggu, tentu akan semakin memberatkan rantai pasokan (supply chain).

Baca Juga :   Eneos Jepang Berencana Keluar dari Proyek Gas Yetagun Myanmar

Selain itu, DIM juga akan terus memonitor perkembangan kasus Covid-19 di dalam negeri. Diharapkan masyarakat Indonesia tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan dan tidak lengah pada masa-masa liburan akhir tahun.

Herman optimistis fundamental ekonomi semakin positif pada tahun 2022. Hal tersebut didukung oleh pandemi yang mulai terkendali dan statusnya kemungkinan akan menurun menjadi endemi. Selain itu, para pebisnis juga akan kembali melakukan investasi (capital expenditure) secara bertahap.

“Di tahun 2022, tentunya kami akan terus melakukan diversifikasi dengan meluncurkan produk-produk baru, khususnya untuk nasabah strategis. Saat ini, kami memiliki tiga produk fokus reksadana saham, yaitu Reksadana Mawar untuk Large Cap, Konsumer 10 untuk All Cap dan Fokus 10 untuk Small Cap,” kata Herman

Untuk investor yang lebih nyaman berinvestasi ke saham blue chip, ia merekomendasikan untuk berinvestasi di Mawar. Sedangkan untuk investor yang lebih agresif dan bisa menolerir volatilitas dari saham-saham yang berkapitalisasi pasar kecil, maka Fokus 10 adalah produk yang tepat. Dan untuk investor yang berada di tengah-tengah, DIM merekomendasikan untuk berinvestasi pada Konsumer 10. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB