Eneos Jepang Berencana Keluar dari Proyek Gas Yetagun Myanmar

- Editor

Jumat, 25 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu SPBU Eneos. (Foto: Pelopor.id/Eneos)

Salah satu SPBU Eneos. (Foto: Pelopor.id/Eneos)

Jakarta | Perusahaan energi Jepang, Eneos Holdings berencana menarik diri dari proyek gas Yetagun Myanmar, sebagai tanggapan terhadap masalah sosial di tengah kritik bahwa proyek tersebut mendanai junta militer Myanmar.

Langkah itu dilakukan setelah Petronas yang dikelola Malaysia, dan Mitsubishi Corp Jepang mengatakan bulan lalu mereka melakukan divestasi dari proyek tersebut, yang merupakan jalan keluar terbaru oleh perusahaan energi besar sejak kudeta militer tahun lalu.

“Kami sedang memeriksa dan berdiskusi dengan mitra bisnis kami tentang semua kemungkinan tindakan menuju penutupan bisnis berdasarkan situasi untuk mengatasi masalah sosial dan potensi bisnis,” kata juru bicara Eneos kepada Reuters.

Anak usaha Petronas, PC Myanmar (Hong Kong) Ltd menguasai 40,9% saham di Yetagun, sedangkan Myanma Oil and Gas Enterprise memiliki 20,5%. Konsorsium Jepang yang dipimpin oleh pemerintah dan unit Eneos JX Nippon Oil & Gas Exploration memang 19,3% saham, dengan sisanya dimiliki oleh PTTEP International Ltd.

Sebelumnya, pada Januari lalu, TotalEnergies dan Chevron Corp yang merupakan mitra dalam proyek gas besar di Myanmar, mengatakan mereka menarik diri dari negara itu, dengan alasan situasi kemanusiaan yang memburuk setelah kudeta.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Aliansi Renault, Nissan, Mitsubishi Alokasikan € 20 Miliar Untuk EV

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Donne Maula Rilis Harum, Lagu Tentang Alasan Tetap Berjuang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Senin, 6 Juli 2026 - 13:29 WIB

Arika Panggabean Kemas Pesan Hangat di Single Sahabat Selamanya

Berita Terbaru