Pelopor.id | Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Korem162/wira Bhakti dan Pemerintah Daerah NTB menggelar simulasi pengamanan event Idemitsu Asia Tàlent Cup (IATC) dan World Superbike (WSBK) di eks Bandar Udara (Bandara) Selaparang.
Dalam keterangan tertulis Kamis (11/11/2021), simulasi itu disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi dan Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Verianto I. Bitticaca, serta Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.
Salah satu pergelaran atraksi yang digelar adalah penyelamatan sandera saat bus antar jemput pengunjung ke Sirkuit Mandalika dibajak. Selain itu digelar juga simulasi penanganan aksi demonstrasi massa yang mendatangi Kantor PT ITDC akibat tersulut provokasi.
Ia juga mengapresiasi kekompakan TNI-Polri dan Pemda yang mengerahkan lebih dari 3.000 personel dan berbagai kendaraan, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya teror ataupun bencana. Menhub berjanji akan melakukan dukungan penuh.
“Saya sebagai Menteri Perhubungan akan melihat bagaimana persiapan-persiapan dukungan dari Pemerintah Pusat, untuk kegiatan yang akan dilaksanakan di Mandalika sebagai tujuan wisata strategis nasional,” katanya.
- Baca juga: Anak Usaha Telkom Jadi Distributor Resmi Tiket WSBK Mandalika
- Baca juga: Euforia WSBK Dirasakan Penikmat Sport Tourism Hingga Pedagang Kaki Lima
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal mewakili Pemda NTB, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Budi Karya Sumadi dalam rekayasa simulasi pengamanan IATC dan WSBK.
Ia pun membeberkan beberapa persiapan yang telah dilakukan, mulai dari tahapan Focus Group Discution (FGD) dan sejumlah rapat menggali data kuantitatif dan kualitatif, hingga tactical floor game (latihan taktik dan strategi menganisipasi permasalahan terburuk) dan simulasi pengamanan.
Dalam pengaturan manajemen lalu lintas berupa sistem transportasi bagi penonton dari bandara dan pelabuhan yang akan ke sirkuit. Terdapat 5 pintu masuk di Pulau Lombok yang telah ditempatkan armada bus untuk penonton secara gratis, yaitu Bandara BIL, Pelabuhan Kayangan, Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Lembar dan Terminal Bus Mataram.
Sebelum menaiki bus, setiap calon penumpang akan dicek suhu tubuh, wajib memakai masker, verifikasi vaksin melalui scan barcode aplikasi PeduliLindungi.
Kemudian, penonton menuju parkiran barat Masjid Nurul Bilad dan parkiran Timur Pantai Tanjung Aan untuk dicek kembali dengan swab antigen. Jika negatif, akan dilaksanakan penukaran tiket sesuai warna gelang untuk pembagian jalur masuk penonton. []












