Pelopor.id | Perusahaan rintisan asal Indonesia, Astro, menerima suntikan dana putaran awal senilai US$ 4,5 juta atau sekitar Rp 64 miliar (kurs Rp 14.200) dari sejumlah pemodal, seperti Goodwater Capital, Lightspeed Venture Partners, Global Founders Capital dan AC Ventures.
Astro sendiri adalah platform on-demand untuk bahan makanan dan kebutuhan pokok yang mulai beroperasi sejak September 2021. Astro menawarkan lebih dari 1.000 pilihan produk, mulai dari camilan, sayuran, buah segar sampai obat bebas dan berkomitmen melayani waktu pengiriman 15 menit, dengan harga terjangkau.
Dengan pendanaan awal ini, Astro akan fokus membangun dan memperkuat tim pada bidang teknologi. Selain itu juga untuk menjamin kelancaran operasional dan memperluas area bisnis dengan berekspansi ke sejumlah wilayah di Jakarta.
“Kami akan terus berusaha menjaga kepuasan pelanggan dan memperluas daerah operasional secepatnya. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan para pemodal untuk kemajuan Astro,” ujar CEO sekaligus Co-Founder Astro Vincent Tjendra, pada Rabu (03/11/2021).
Baca juga: Kopi Kenangan Miliki 532 Gerai di 32 Kota
Co-Founder & Managing Partner AC Ventures Adrian Li juga menjelaskan, waktu antar 15 menit bertujuan untuk kepuasan pelanggan. “Astro mengedepankan kepuasan pelanggan dengan pengiriman instan serta harga yang terjangkau. Tim pendiri memiliki pengalaman dan keahlian yang bersinergis untuk menjalankan quick commerce,” ucapnya.
Senada, Partner Global Founders Capital (GFC) Melvin Hade yakin Astro yang mengusung layanan cepat ini, mampu mengubah cara konsumen Indonesia membeli kebutuhan pokok sehari-hari. Bahkan, pihaknya merasa terhormat bisa mendukung Astro sejak dini.
“Kami sangat yakin layanan ‘quick commerce’ Astro mampu mengubah cara konsumen Indonesia membeli kebutuhan pokok sehari-hari, elektronik, snack hingga pet food. Global Founders Capital (GFC) merasa terhormat karena dapat mendukung Astro sejak tahap paling dini,” kata Melvin Hade. []












