Diancam Somasi, Ketua PHRI NTB Siap Menunggu

- Editor

Kamis, 28 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Perhubungan NTB Muhammad Faozal (Kiri) dan Ketua PHRI NTB Ni Ketut Wolini. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Kadis Perhubungan NTB Muhammad Faozal (Kiri) dan Ketua PHRI NTB Ni Ketut Wolini. (Foto:Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat(NTB), Ni Ketut Wolini menyatakan dirinya siap menunggu somasi yang dilancarkan Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Mohammad Faozal.

Wolini berharap, keputusan Faozal melapor secara hukum, dapat mengungkap semua sikap dan tindakan negatif yang selama ini menimpa pelaku industri pariwisata sejak Faozal menjabat sebagai Kadispar hingga akhirnya dia dimutasi menjadi Kadishub NTB.

“Saya menunggu saja langkah yang ditempuh Pak Faozal. Selama ini saya dan pelaku usaha lain hanya diam. Tapi untuk kali ini tidak. Kami sudah terlalu sering dilecehkan. Ya, kita tunggu saja lah. Nanti juga semua akan tahu dan jelas, bagaimana teman-teman pelaku usaha diperlakukan,” tutur Wolini dengan santai pada Rabu, 27 Oktober 2021.

Sebelumnya, dilansir dari sejumlah media lokal NTB, Kadishub Faozal, berencana melancarkan somasi dan laporan hukum kepada Wolini. Laporan dan somasi Faozal ini terkait pemberitaan tanggal 25 Oktober 2021 di sejumlah media online lokal dan nasional tentang “PHRI Cium Gelagat ‘Kotor’ Kadishub Gagalkan Program WSBK”.

“Kita tunggu saja lah. Nanti juga semua akan tahu dan jelas, bagaimana teman-teman pelaku usaha diperlakukan.”

Faozal menyebut, tudingan itu tidak masuk akal. Dan cenderung menebar fitnah dan mencemarkan nama baik. Tidak terima dengan pemberitaan itu, Faozal kemudian berencana melaporkan dan men-somasi Wolini.

“Tudingan itu kayak fitnah, tidak beralasan. Saya secara pribadi akan melayangkan somasi dan mempertimbangkan untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik,” kata Faozal, Selasa, 26 Oktober 2021 dilansir dari beberapa media lokal.

Faozal menjelaskan, pertemuan dengan hotelier pada Senin itu dilakukan untuk sosialisasi terkait Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) WSBK Mandalika, lima koridor transportasi massal, dan juga titik-titik shuttle bus di kawasan Mandalika. Ini dilakukan agar pihak manajemen hotel bisa memberikan informasi yang komprehensif kepada para tamu mereka saat gelaran WSBK 19-21 November mendatang.

Baca Juga :   7 Alasan Tete Batu Jadi Wakil Indonesia di Best Tourism Village 2021 UNWTO

Sedangkan Menurut Wolini, Jika alasannya untuk memberi informasi yang komprehensif, seyogyanya Faozal bersurat atau mengundang anggota PHRI melalui organisasi induknya, PHRI.

Dengan demikian, Wolini menjamin penyebaran informasi akan lebih komplit. Namun Faozal malah melakukan sebaliknya dengan mengundang sekitar 20 management hotel secara personal, dan dalam waktu yang bersamaan dengan pertemuan PHRI di Dispar. Langkah Faozal ini, diànggap Wolini sebagai sikap yang tidak menghargai organisasi PHRI.

“Gelagat dan diduga itu hampir sama maknanya. Saya belum lihat unsur fitnah. Namanya juga judul media, harus bombastis dong.”

Sementara menurut Ketua Asosiasi Pengusaha Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Wilayah NTB Jewantoro Umbu Joka, konflik adalah barang simpel yang bisa diselesaikan. Umbu menyarankan, Kadishub membantah pernyataan ketua PHRI NTB tersebut lewat media.

“Barang simpel yang bisa diselesaikan. Tinggal bantah saja by media lagi kesana kan beres. Gelagat dan diduga itu hampir sama maknanya. Saya belum lihat unsur fitnah. Namanya juga judul media harus bombastis dong. Berperkara itu habisin waktu dan dana. Memangnya yang mau disomasi itu diam aja?,” ujar Umbu dikutip dari detikNTB.

Umbu menyebut, Polemik itu merupakan tanda tidak adanya koordinasi antara Dispar, Dishub dan stakeholder pariwisata.

“Perhelatan WSBK dan MotoGP itu ayo kita kerja bareng-bareng semua stakeholder, ayolah semua bersinergi dan saling bergandeng tangan untuk sukseskan perhelatan ini demi nama NTB dan umumnya Indonesia,” tegasnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman
Tidar Canangkan Target Menangkan Pileg dan Pilpres 2029 di Kongres IV Bali

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Kamis, 23 April 2026 - 17:48 WIB

Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026

Jumat, 17 April 2026 - 22:10 WIB

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 April 2026 - 21:53 WIB

Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum

Sabtu, 11 April 2026 - 17:20 WIB

Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 14:07 WIB

Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang

Berita Terbaru

Penyanyi solo, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Anakmu Slalu Cinta Jadi Single Terbaru Lindee Cremona

Jumat, 19 Jun 2026 - 20:39 WIB