Alasan Youtube Hentikan Video Rewind

- Editor

Selasa, 12 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Youtube Rewind. (Foto:Pelopor.id/Twitter Youtube Creators)

Youtube Rewind. (Foto:Pelopor.id/Twitter Youtube Creators)

Pelopor.id | Jakarta –  YouTube, memutuskan berhenti membuat video ‘Rewind’ akhir tahun depan. Alasannya, platformnya telah menjadi sangat besar sehingga tidak mungkin untuk merangkum luas dan keragamannya dalam kompilasi berdurasi beberapa menit.

YouTube mengkonfirmasi mereka menghapus ringkasan tahunan untuk selamanya. Sebelumnya, Video YouTube Rewind telah mengumpulkan lebih dari 19 juta dislike, dibandingkan 3 juta like.

Namun, Youtube mengklarifikasi mereka tidak meninggalkan proyek itu lantaran kritik, tetapi merasa bahwa satu video tidak dapat mencerminkan “keseluruhan” dari komunitas pembuatnya.



“Rewind dimaksudkan sebagai melihat kembali pembuat, video, dan tren paling berpengaruh tahun ini, tetapi tahun 2020 berbeda. Dan rasanya tidak benar untuk melanjutkan seolah-olah tidak. Jadi, kami mengambil jeda dari Rewind tahun ini,” kata platform itu setahun lalu.

Sementara itu, YouTube mengatakan bahwa mereka sedang merencanakan “pengalaman” baru bagi jutaan pembuatnya.

“Terima kasih kepada semua pembuat konten yang terlibat dalam Rewind kami akan menjadi pengalaman untuk Rewind Anda saat kami memfokuskan kembali energi kami untuk merayakan Anda dan tren yang menjadikan YouTube dengan jenis pengalaman yang berbeda dan diperbarui,” tulis akun YouTube Creators di Twitter.

Rewind, pertama kali dibuat pada tahun 2011 dan menjadi salah satu agenda tahunan YouTube yang paling dinantikan. Namun, pada 2020 Rewind tidak diproduksi lantaran tak banyak yang bisa dirayakan dalam bentuk video akibat pandemi virus corona yang melanda hampir seluruh dunia.

Baca Juga :   Menko Luhut Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Produksi Kabel Laut Dalam Negeri

Perusahaan ciptaan Steve Chen, Chad Hurley, and Jawed Karim ini juga sempat mendapat banyak hujatan lewat video Rewind tahun 2018. Sementara Para kreator konten menganggap YouTube mengabaikan komunitas platform video dengan menampilkan selebriti mainstream daripada YouTuber lokal. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mengupas Teknologi Q-SYS Experience Center di Melodia Musik Pondok Indah
Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Kamis, 23 April 2026 - 17:48 WIB

Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026

Jumat, 17 April 2026 - 22:10 WIB

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 April 2026 - 21:53 WIB

Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum

Sabtu, 11 April 2026 - 17:20 WIB

Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 14:07 WIB

Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang

Berita Terbaru

Penyanyi solo, Lindee Cremona. (Foto: Istimewa)

Musik

Anakmu Slalu Cinta Jadi Single Terbaru Lindee Cremona

Jumat, 19 Jun 2026 - 20:39 WIB