Desa Tetebatu Menanti Penilaian Assesor UNWTO, Begini Penampakannya

- Editor

Senin, 11 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Desa Wisata Tetebatu. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

Penampakan Desa Wisata Tetebatu. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

Pelopor.id – Assesor lomba desa wisata The Best Village UNWTO 2021, dijadwalkan mulai melakukan penilaian bulan Oktober ini. Dari informasi yang beredar, partisipan Desa Wisata Tetebatu-Lombok Timur, NTB akan dinilai dua orang assesor.

Salah satu assesornya adalah seorang jurnalis senior asal Australia. Setelah dinyatakan lolos administrasi, Desa Tetebatu tampak lebih siap secara fisik. Dua point penilaian assesor, diliat dari kesiapan administrasi dan kondisi di lapangan.

“Kompetitor kami pasti banyak dan cukup berat. Tapi kami punya keyakinan bisa bersaing dengan mereka.”

“Kami sudah berikhtiar, kami sudah bekerja keras sekuat tenaga untuk meyakinkan assesor bahwa kami siap berkompetisi. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata NTB, berusaha meyakinkan semua pihak kami siap menghadapi kompetisi ini. Kompetitor kami pasti banyak dan cukup berat. Tapi kami punya keyakinan bisa bersaing dengan mereka (kompetitor, red),” tutur Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi di Mataram berdasarkan keterangan yang diterima Pelopor.id, Senin, 11 Oktober 2021.

Kadispar NTB menegaskan, Tetebatu kini terlihat lebih siap menghadapi lomba. Tidak saja secara fisik dan administrasi. Peningkatan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dari potensi desa wisata Tetebatu.

Kadispar NTB, Yusron Hadi, melihat dari dekat kesiapan atraksi budaya Tetebatu
Kadispar NTB, Yusron Hadi, melihat dari dekat kesiapan atraksi budaya Tetebatu. (Foto: Pelopor.id/Dispar NTB)

“Kami tidak bisa mengabaikan hal yang satu ini (pembangunan SDM). Dan jauh hari kami sudah melakukan penataan. “Itulah ikhtiar kami,” sebut Yusron.

Secara fisik, kawasan Desa Wisata Tetebatu, terlihat lebih siap menghadapi kompetisi. Hampir di semua sudut kawasan ini terlihat lebih bersih dan rapi. Kesiapan pengelola desa wisata dan warga juga terlihat lebih siap.

Penampakan Desa Wisata Tetebatu

Kesadaran masyarakat desa setempat, menjadikan kawasan desa wisata ini terlihat asri. Namun tidak meninggalkan suasana desa yang kental. Sebagai kawasan desa wisata, Tetebatu ke depan akan menjadi perhatian dunia.

Baca Juga :   Kasus Ayah Perkosa Lima Anak dan Dua Cucu di Ambon, Menteri Bintang Minta Hukuman Maksimal

“Menghadapi euforia kunjungan wisatawan pasca lomba nanti, masyarakat Tetebatu harus lebih siap. Efek dari lomba ini akan menimbulkan rasa penasaran wisatawan. Karena itu, kesiapan sumber daya manusianya, kehidupan sosialnya, suasana desanya harus bisa dipertahankan sebagai sebuah desa wisata berkelas dunia. Namun, tetap mempertahankan originalnya sebagai sebuah desa,” harap Yusron agar Tetebatu tetap menjadi primadona wisatawan ke depan.

Persiapan atraksi budaya Desa Tetebatu
Persiapan atraksi budaya Desa Tetebatu. (Foto: Pelopor.id/Dispar NTB)

Lebih dari itu, Tetebatu kini makin siap menyambut kehadiran assesor. Sejumlah atraksi budaya sudah disiapkan. Yusron Hadi bahkan sudah memastikan, atraksi budaya seniman Tetebatu, lebih siap dari sebelumnya.

Di tempat berbeda, Ketua Desa Wisata NTB, Ahyak Mudin, menjelaskan syarat sebuah kawasan disebut desa wisata sudah melekat di Tetebatu. Diantara unsur yang harus ada, homestay. Ada juga atraksi budaya dan kesiapan masyarakatnya menjadi pariwisata yang berkelanjutan.

Penampakan Desa Wisata Tetebatu
Penampakan Desa Wisata Tetebatu. (Foto:Pelopor.id/Dispar NTB)

“Bukan saja siap karena mau menghadapi lomba. Tapi harus siap sampai hari akhir nanti,” ucapnya berseloroh.

Tapi memang betul, lanjutnya. Kalau soal kondisi alam, sebagai sebuah objek harus menarik. Kesiapan warganya dan berpihak kepada semua lapisan masyarakat juga menjadi sebuah keharusan.

“Ini yang kita sebut selama ini dengan istilah sustainable tourism,” tandasnya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Penyu Sisik yang Terancam Punah, Ancol Taman Impian Gelar Pelepasliaran Tukik
Atraksi Bawah Air Bersama Ruben Onsu Jadi Sorotan di Perayaan Kemerdekaan Ancol
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 14:07 WIB

Bank Jakarta Hadirkan Posko Mudik di Rest Area KM 429 Semarang

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:35 WIB

Pilates Hunter Kemang Hadirkan Paket Promo Grand Opening Mulai Rp900.000

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:37 WIB

Bank Jakarta Raih Golden Champion in Satisfaction, Loyalty, & Engagement pada 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Engagement 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:35 WIB

Ketua DPRD DKI: Bank Jakarta Naik Kelas, Kartu Debit Visa Bisa Digunakan di 200 Negara

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:39 WIB

Transformasi Menuju Bank Berorientasi Global, Bank Jakarta Resmi Luncurkan Kartu Debit Visa

Rabu, 19 November 2025 - 16:08 WIB

UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 19:55 WIB

Bank Jakarta Hadir di “Pasar Malem Narasi 2025”, Dorong Transaksi Non-Tunai Lewat Cara Kreatif dan Inklusif

Berita Terbaru

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB