Hidayat Nur Wahid Komentari Mensos Risma: Marah-marah Tak Selesaikan Masalah Malah Jatuhkan Marwah

- Editor

Minggu, 3 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Foto: Pelopor.id/Twitter DPP PKS)

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Foto: Pelopor.id/Twitter DPP PKS)

Pelopor.id | Jakarta – Baru-baru ini masyarakat menyaksikan video viral terbaru soal Menteri Sosial Tri Rismaharini yang diketahui marah-marah di depan publik. Kali ini, Mantan Wali Kota Surabaya tersebut marah-marah saat mengecek distribusi bantuan sosial (bansos) dalam kunjungan rapat kerja bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo.

“Akurasi Data Penerima Bantuan Sosial, Memang Harus Diperbaiki, Agar Tepat Guna dan Tak Dikorupsi. Itu Kewajiban Bersama Bukan Kemensos Saja.”

Salah satu yang mengomentari aksi marah-marah Mensos Risma adalah Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Menurutnya Hal itu, tidak menyelesaikan masalah dan Malah menjatuhkan Marwah.

“Akurasi Data Penerima Bantuan Sosial, Memang Harus Diperbaiki, Agar Tepat Guna dan Tak Dikorupsi. Itu Kewajiban Bersama Bukan Kemensos Saja,” tutur HNW panggilan akrabnya melalui cuitan di Twitter @hnurwahid pada Minggu, 3 Oktober 2021.

HNW juga mendesak Mensos untuk memperbaiki cara berkomunikasinya sebagai pejabat pemerintahan dengan tidak mengumbar marah besar di depan khalayak. Sebab, menurut Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini, penyelenggara negara diamanatkan untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah dengan penuh kearifan dan kebijaksanaan agar tercipta suasana harmonis antar pemangku kepentingan.

Apalagi, Kemensos yang mestinya paling berjiwa sosial, setidaknya harus berjiwa besar, memiliki keteladanan, dan rendah hati serta mengayomi dalam ketegasannya laksanakan amanah. Sehingga program bisa dilaksanakan, perbaikan juga bisa dikerjakan, agar keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia bisa tercapai.

Sementara sikap marah-marah di depan publik justru rawan memperuncing hubungan antara pusat dan daerah. Terbukti, Gubernur Gorontalo merasa tersinggung dan meminta Presiden mengevaluasi sikap Mensos.

Baca Juga :   Sejarah Perayaan Tradisi Hari Bacang (Bakcang)

Padahal dalam konteks pendataan fakir miskin, sinergi pusat dan daerah adalah kunci utama menuju data yang lengkap dan tepat, berdaya guna, dan efektif menjauhkan dari penyimpangan termasuk korupsi. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru