Penembak Tulsa Bunuh Ahli Bedah karena Sakit Punggung Berkelanjutan

- Editor

Jumat, 3 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi garis polisi. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/David von Diemar)

Ilustrasi garis polisi. (Foto: Pelopor.id/Unsplash/David von Diemar)

Jakarta | Pria bersenjata yang melakukan penembakan massal di rumah sakit St. Francis Health System kemarin, ternyata mengincar ahli bedah yang telah mengoperasinya, Dr. Phillips.

Kepala Polisi Tulsa Wendell Franklin dalam konferensi pers menyebutkan bahwa tersangka yang diidentifikasi sebagai Michael Louis, baru-baru ini dioperasi oleh ahli bedah Preston Phillips di rumah sakit tersebut dan telah menelepon untuk mengeluhkan sakit punggung yang terus berlanjut.

“Polisi menemukan surat tentang tersangka, yang menjelaskan bahwa dia datang dengan maksud untuk membunuh Dr. Phillips dan siapa pun yang menghalangi jalannya,” kata Franklin seperti dikutip dari AFP.

Selain Phillips, korban lainnya termasuk dokter lain, resepsionis, dan seorang pasien di rumah sakit St. Francis Health System, Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat (AS).

“Mereka menghalangi jalan dan Louis menembak mati mereka, kemudian menembak dirinya sendiri,” kata Franklin.

Disebutkan juga bahwa tersangka membeli senjata semi-otomatis di toko senjata lokal sesaat sebelum penembakan.

Kasus penembakan massal yang terus berulang di AS telah mendorong seruan untuk memperketat undang-undang kontrol senjata, namun anggota parlemen AS telah gagal meloloskan undang-undang baru yang signifikan meskipun kekerasan senjata semakin memburuk.

Seperti diketahui, pekan lalu baru saja terjadi penembakan massal di sebuah sekolah dasar di Texas yang menewaskan 21 orang.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sandiaga Uno: Docs By The Sea Platform Terdepan Filmmaker Asia

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB