Kunjungi Korea, Biden Ingin Menghidupkan Kembali Poros AS ke Asia

- Editor

Sabtu, 21 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/whitehouse.gov)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. (Foto: Pelopor.id/whitehouse.gov)

Jakarta | Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tiba di Korea Selatan pada Jumat (20/05/2022), perjalanan Asia pertamanya sebagai pemimpin AS, yang bertujuan mempererat hubungan dengan sekutu keamanan regional, meskipun dibayangi kekhawatiran akan uji coba nuklir Korea Utara.

Biden ingin perjalanan itu untuk menghidupkan kembali poros AS selama bertahun-tahun ke Asia, di mana kekuatan komersial dan militer Tiongkok yang meningkat telah melemahkan dominasi AS.

Biden menerima sambutan hangat dari Presiden baru Korea Selatan Yoon Suk-yeol, namun ada kekhawatiran yang berkembang bahwa kepemimpinan Korea Utara yang tidak dapat diprediksi dapat melakukan uji coba nuklir saat dia berada di wilayah tersebut.

Ada risiko nyata dari semacam provokasi, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, ketika intelijen Korea Selatan memperingatkan minggu ini bahwa Pyongyang telah menyelesaikan persiapan untuk uji coba nuklir.

Dalam sambutan pertamanya sejak tiba di Korea Selatan, Biden mengatakan bahwa aliansi kedua negara adalah kunci utama perdamaian, stabilitas dan kemakmuran di dunia. Berbicara di pabrik semikonduktor Samsung yang besar di Pyeongtaek, bersama Yoon, Biden menggambarkan chip canggih yang diproduksi di sana sebagai keajaiban inovasi dan penting bagi ekonomi dunia.

Semikonduktor, microchip yang penting untuk sebagian besar perangkat modern mulai dari ponsel hingga mobil dan senjata berteknologi tinggi, berada di jantung pelambatan rantai pasokan global yang mengancam akan mengganggu pemulihan ekonomi dunia pasca-Covid.

“Korea Selatan dan AS perlu bekerja untuk menjaga rantai pasokan kami tangguh, andal, dan aman”, kata Biden seperti dikutip dari AFP.

Bagi pemimpin AS, masalah ini juga merupakan tantangan politik domestik yang akut, dengan orang Amerika semakin frustrasi atas kenaikan harga dan pembukaan kembali ekonomi yang tersendat-sendat.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Arab Saudi Mencabut Pembatasan Wilayah Udara untuk Semua Operator

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB