Netflix dan Raksasa Multinasional Lainnya yang Terdampak Perang Rusia

- Editor

Senin, 25 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Netflix. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Logo Netflix. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Jakarta | Sejumlah perusahaan multinasional mulai menghitung kerugian mereka akibat hengkang atau berhenti beroperasi di Rusia, setelah negara itu menginvasi Ukraina.

Pertama, layanan streaming Netflix yang harus rela kehilangan 700.000 pelanggan untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade, akibat menangguhkan layanan di Rusia sejak 19 April lalu. Kemudian, jaringan restoran cepat saji McDonald’s Corp., harus menelan kerugian sekitar USD 50 juta per bulan, akibat menutup 847 gerainya di Rusia.

Selain itu ada juga produsen otomotif asal Swedia, AB Volvo, yang harus menyisihkan provisi senilai USD 432,2 juta untuk menutupi kerugian. Sejak Februari lalu, Volvo telah menangguhkan semua layanan di Rusia, termasuk penjualan dan produksi, yang tahun lalu berkontribusi sekitar 3% dari penjualan bersih grupnya sekitar 372,2 miliar crown.

Mengutip Reuters, peritel mode yang berbasis di Amerika Serikat (AS) TJX juga menyatakan akan menjual 25% sahamnya di jaringan toko pakaian murah Rusia, Familia. Nilai saham itu hanya USD 186 juta pada akhir Januari, lebih rendah dari yang dibayarkan TJX pada 2019 senilai USD 225 juta.

Demikian juga produsen rokok yang berbasis di New York, Philip Morris International Inc., terpaksa memangkas perkiraan pendapatan setahun penuh, setelah menutup usahanya di Rusia. Tahun lalu, Rusia menghasilkan pendapatan lebih dari USD 1,8 miliar untuk Philip Morris, menyumbang sekitar 6% dari penjualan global perusahaan itu.

Philip Morris juga memangkas perkiraannya untuk laba per saham yang disesuaikan tahun 2022 menjadi berkisar USD 5,45 – USD 5,56 dari yang diperkirakan sebelumnya berkisar USD 6,12 – USD 6,30, akibat melonjaknya beban biaya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Negara Tetangga Tutup Wilayah Udara, Menlu Rusia Batal ke Serbia

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Berita Terbaru

Grup band djent metal, Bless The Knighst. (Foto: Istimewa)

Musik

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:29 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB