Fakta Olahraga Bisa Membuat Hidup Lebih Bahagia

- Editor

Minggu, 24 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi olahraga. (Foto:Pixabay/StockSnap)

Ilustrasi olahraga. (Foto:Pixabay/StockSnap)

Jakarta – Hampir 246 juta orang di dunia mengalami depresi menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO. Jika dibiarkan, depresi dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Depresi, bisa diatasi dengan berkonsultasi kepada profesional kesehatan mental. Namun selain itu, risiko depresi bisa dikurangi dengan berolahraga.

Menurut pakar pengobatan integratif Dr. Irina Todorov, olahraga tidak hanya dapat membantu meringankan depresi, tetapi juga dapat menurunkan tekanan darah, memperbaiki profil kolesterol. “Olahraga juga membantu mengontrol gula darah dan mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker,” tuturnya.

Hormon endorfin, meningkat ketika kita berolahraga. Hormon ini berfungsi sebagai neurotransmiter (pembawa sinyal-sinyal pada sistem saraf manusia), diproduksi oleh kelenjar pituitari dan memiliki struktur yang unik menyerupai morfin sehingga endorfin juga memiliki kemampuan untuk mengurangi rasa sakit. Hormon inilah yang menjadi kunci mengapa olahraga bikin bahagia sekaligus menurunkan kadar stres Anda.

Selain meningkatkan hormon endorfin, olahraga ternyata juga dapat meningkatkan hormon dopamin, serotonin, dan triptofan. Dopamin sering disebut hormon kebahagiaan, sebab memang akan menyebabkan seseorang merasa bahagia. Sedangkan serotonin berfungsi untuk mengatur emosi, daya ingat, dan menurunkan kadar stres pada tubuh akibat kelelahan fisik.

Dopamin dan serotonin kemudian bekerja sama mengatur mood seseorang dan menimbulkan perasaan senang serta menciptakan pikiran-pikiran positif pada diri Anda. Hal ini tentu akan sangat bagus bagi kehidupan sosial dan karier Anda. Melakukan olahraga secara teratur, juga dapat meningkatkan produksi dan metabolisme serotonin pada korteks otak dan batang otak.

olahraga
Ilustrasi olahraga. (Foto:Pixabay/Janeb13)

Secara garis besar, alasan mengapa olahraga bisa membuat kita bahagia adalah sebagai berikut:

Pengobatan resmi untuk depresi

Olahraga sebagai pilihan pengobatan untuk depresi direkomendasikan oleh American Psychiatric Association. Olahraga bisa menghasilkan manfaat yang maksimal jika dikombinasikan dengan perawatan standar. Riset juga membuktikan bahwa olahraga aerobik (berlari, bejalan, dan bersepeda) dan latihan ketahanan bisa mengurangi gejala depresi. Cleveland Clini menyebutkan, depresi dapat teratasi dalam waktu empat minggu setelah memulai rutinitas olahraga. Sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat CDC, merekomendasikan agar kita melakukan olahraga sebanyak 150 menit dalam seminggu.

Baca Juga :   Jadwal dan Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Sabtu 9 April 2022

Menimbulkan kepuasan tersendiri

Aktivitas fisik secara teratur dengan berolah raga dapat menurunkan tekanan darah, memperbaiki profil kolesterol dan membantu mengontrol gula darah. Selain itu, olahraga dapat memperkuat otot, meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan serta membantu memperkuat tulang. Olah raga teratur, membantu kita mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat sehingga tampil lebih baik. Dengan demikian, ada kepuasan tersendiri yang muncul di hati.

Mengurangi stres

Menurut data CDC, pada tahun 2019, hampir 4,7 persen orang berusia 18 tahun ke atas memiliki depresi yang teratur. Hal itu disebabkan oleh gaya hidup yang memicu stres tinggi.

Peningkatan pelepasan hormon stres, dapat merusak atau mencegah pertumbuhan sel di daerah otak yang mengontrol suasana hati kita. Nah, dengan berolaraga, produksi hormon stres berkurang sehingga risiko depresi bisa dikurangi. []

Baca Juga :   Kento Momota Kandas di Babak Penyisihan
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
IONATION 2025 Hadirkan Maia Estianty, Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
Hari Anak Nasional 2025: TNP Group, MUGU, dan Sahabat Anak Hadirkan Ruang Bermain Bermakna di Cijantung
Poli deCent, Langkah Strategis RS MMC Hadapi Gangguan Mental di Era Modern

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB