Gulf Energy Selesaikan Kesepakatan Investasi dengan Binance.US

- Editor

Rabu, 20 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gulf Energy Development. (Foto: Pelopor.id/Twitter @gulf_th)

Gulf Energy Development. (Foto: Pelopor.id/Twitter @gulf_th)

Jakarta | Produsen listrik swasta Thailand, Gulf Energy Development telah menyelesaikan kesepakatan untuk berinvestasi dalam layanan pertukaran aset digital Binance.US yang berbasis di Amerika Serikat (AS) melalui pendanaan awal dengan jumlah yang tidak ditentukan karena terus mengembangkan digitalnya bisnis teknologi.

Gulf melalui unit usahanya, Gulf International Investment (Hong Kong), berinvestasi dalam saham seri unggulan yang diterbitkan oleh BAM Trading Services Inc, operator pertukaran aset digital yang diatur di bawah Binance.US di AS. Namun, nilai investasinya tidak diungkapkan.

“Investasi di Binance.US tidak hanya memberikan kesempatan bagi Gulf untuk berpartisipasi dalam salah satu layanan pertukaran digital yang tumbuh paling cepat dalam hal pengguna, tetapi kami juga akan mewujudkan nilai investasi yang lebih tinggi setelah IPO,” kata Chief Financial Officer Gulf Yupapin Wangviwat, seperti dikutip dari Bangkok Post.

Gulf berencana mengalokasikan belanja modal senilai 100 miliar baht selama lima tahun ke depan, dengan 75% anggaran untuk ekspansi kapasitas pembangkit listrik, 10% untuk pembangunan infrastruktur, 10% untuk bisnis gas, dan sisanya 5% untuk bisnis digital.

Sedangkan Binance.US yang berdiri pada 2019, memiliki izin operasi di 45 negara bagian AS dan tujuh wilayah, dengan layanan yang dijadwalkan akan tersedia di seluruh AS pada akhir 2022.

Binance.US akan menggunakan hasil pendanaan awal untuk menambah jumlah karyawan, mendukung pengembalian pemasaran berbasis investasi, memperluas portofolio produknya serta membuat akuisisi potensial di masa depan.

Perusahaan tersebut juga berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dalam 2-3 tahun ke depan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Filipina Segera Membangun Proyek Surya Terbesar di Dunia

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 02:29 WIB

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Senin, 20 April 2026 - 18:10 WIB

Echoes, We Hide Hadirkan Nuansa Emo Rock di EP the things we left unsaid after you

Senin, 20 April 2026 - 17:40 WIB

Ade Hubart dan Ian Antono Hadirkan Pesan Optimis di Single Come On

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Senin, 13 April 2026 - 01:01 WIB

LMKN Jelaskan Polemik Royalti Dangdut, ARDI Tolak Distribusi Rp25 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Berita Terbaru

Grup band djent metal, Bless The Knighst. (Foto: Istimewa)

Musik

Bless the Knights Rilis Single Il Grinta di Knights League

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:29 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menghadiri BUMD Leader's Forum di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:10 WIB