AS Minta Negara-negara Lain Tingkatkan Sanksi Terhadap Rusia

- Editor

Selasa, 19 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. (Foto: Pelopor.id/Twitter @SecYellen)

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen. (Foto: Pelopor.id/Twitter @SecYellen)

Jakarta | Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen pada pekan ini akan meminta rekan-rekannya di sejumlah negara ekonomi utama untuk meningkatkan sanksi ekonomi terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Dampak dari perang Rusia-Ukraina, termasuk terhadap ekonomi global, akan menjadi topik utama diskusi selama pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional atau The International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia atau World Bank, yang dimulai Senin (18/04/2022). Pejabat keuangan dari negara-negara G7 dan G20 juga akan bertemu pekan ini.

“Dia (Yellen) akan menggunakan pertemuan minggu ini untuk bekerja dengan sekutu untuk melanjutkan upaya bersama kami untuk meningkatkan tekanan ekonomi di Rusia sambil mengurangi efek limpahan,” kata pejabat Departemen Keuangan AS yang dikutip dari AFP, Selasa (19/04/2022).

Disebutkan juga bahwa Yellen akan berpartisipasi dalam pertemuan penting pekan ini, terutama sesi pembukaan G20 yang berfokus pada dampak dari invasi Rusia, dan dia tidak akan menghadiri sesi lain jika pejabat dari Moskow disertakan.

Yellen akan menjelaskan bahwa manfaat dan hak istimewa dari lembaga ekonomi terkemuka dunia, yang AS bantu ciptakan setelah Perang Dunia II, disediakan untuk negara-negara yang menunjukkan penghormatan terhadap prinsip-prinsip inti yang menopang perdamaian dan keamanan di seluruh dunia.

Sebelumnya, IMF dan Bank Dunia telah memperingatkan kerugian besar yang ditimbulkan perang terhadap ekonomi global, terutama melalui kenaikan harga energi dan makanan pada saat inflasi tinggi. Sanksi Barat terhadap Rusia telah berkontribusi pada tekanan harga, yang paling parah menghantam negara-negara miskin.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kisah Desa Paciran yang Dijuluki Kampung Rajungan

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:11 WIB

Ade Govinda dan Gloria Jessica Luncurkan Lagu Terbelah Jadi Dua

Jumat, 17 April 2026 - 01:54 WIB

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Kamis, 16 April 2026 - 23:26 WIB

Rully Irawan Ceritakan Perjalanan Ayah di Perantauan Lewat Single Markisa

Senin, 13 April 2026 - 13:45 WIB

People Sweet Rilis Final Destination Usai Tur Virtual di Roblox

Jumat, 10 April 2026 - 16:57 WIB

Buitenstage Vol. 5 Satukan Brokenscene, Joanna Andrea, dan RANGR

Kamis, 9 April 2026 - 22:08 WIB

Tiket Presale Konser Avenged Sevenfold di Jakarta Ludes dalam 1 Jam

Selasa, 7 April 2026 - 16:10 WIB

Julyandra Aip DPO dan Kisi Bawa Nuansa Kontemplatif di Kurasi Musik Tebet

Selasa, 7 April 2026 - 15:42 WIB

Pugar Restu Julian Sajikan Lirik Frontal di Single Depresi Kelas Menengah

Berita Terbaru

Grup duo, Risty Ang dan Syafii Efendi. (Foto: Istimewa)

Musik

Risty Ang Gandeng Syafii Efendi di Lagu Jadilah Pemenang

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:54 WIB