Pemegang Saham Stellantis Tolak Paket Pembayaran Eksekutif, Termasuk CEO Carlos Tavares

- Editor

Jumat, 15 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Stellantis NV. (Foto: Pelopor.id/Twitter @Stellantis)

Logo Stellantis NV. (Foto: Pelopor.id/Twitter @Stellantis)

Jakarta | Pemegang saham perusahaan otomotif Stellantis NV menolak rencana pembayaran untuk eksekutif puncak, termasuk kepala eksekutif Carlos Tavares. Langkah ini menyusul kritik pemerintah Prancis dan investor kecil Prancis bahwa CEO secara khusus menghasilkan terlalu banyak dan paket gajinya tidak normal.

Dalam pemungutan suara pemegang saham yang tidak mengikat, lebih dari 52% suara menentang rencana pembayaran, yang juga mencakup kompensasi untuk anggota dewan. Pemungutan suara berlangsung pada pertemuan tahunan produsen mobil yang diadakan secara virtual di Amsterdam, Belanda.

Menurut Stellantis, sebanyak 47,9% suara pemegang saham menyetujui kebijakan tersebut. Meskipun pemungutan suara tidak membawa bobot, jarang bagi investor untuk mengambil sikap menantang seperti itu pada rapat pemegang saham tahunan.

Stellantis, yang memiliki lebih dari selusin merek mobil, termasuk Jeep, Dodge dan Chrysler, berencana membayar Tavares €19,15 juta, atau USD 20,85 juta, untuk tahun 2021, menurut laporan tahunannya. Angka itu belum termasuk pembayaran insentif jangka panjang.

“Adalah keyakinan kami sebagai dewan bahwa dalam meritokrasi, penghargaan berdasarkan kriteria kinerja adalah elemen mendasar dari kebijakan kami,” kata ketua Stellantis John Elkann kepada pemegang saham, yang dikutip dari The Wall Street Journal, Jumat (15/04/2022).

Elkann menambahkan, dewan akan mempertimbangkan pemungutan suara, namun itu hanya sebatas rekomendasi.

Tavares juga menghadapi kritik dari investor Phitrust, dana aktivis Prancis, yang mengatakan dalam sebuah laporan bahwa kompensasinya terlalu tinggi.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Toyota Alokasikan Rp 9 Triliun untuk Produksi Komponen EV di India

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru