Putus dengan DKSH, Levi Strauss Jalan Sendiri di Thailand

- Editor

Jumat, 8 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu produk denim Levi's. (Foto: Pelopor.id/Twitter @LEVIS)

Salah satu produk denim Levi's. (Foto: Pelopor.id/Twitter @LEVIS)

Jakarta | Pemilik merek dagang denim Levi’s, Levi Strauss & Co, menjalani operasinya sendiri di Thailand melalui LS&Co Thailand, setelah kontrak distribusi 25 tahun dengan DKSH berakhir pada bulan lalu. Hal ini memungkinkan Levi’s untuk terhubung langsung dengan konsumennya di Thailand.

Thailand menjadi negara kedua di pasar Asia Tenggara di mana Levi’s memutuskan berbisnis sepenuhnya sendiri, setelah Singapura. Bagi Levi’s, Thailand juga memiliki peluang besar untuk mengembangkan bisnis, karena didukung demografi pelanggan yang menguntungkan.

“Levi’s memiliki pengakuan merek yang sangat kuat di antara penggemar Thailand. Selain itu, pelanggan Thailand suka mengekspresikan diri mereka sendiri,” kata Manajer Umum Levi’s untuk Asia Tenggara Sameer Koul, seperti dilansir dari Bangkok Post, Jumat (08/04/2022).

Target utama Levi’s di Thailand adalah generasi pelanggan lokal, terutama mereka yang berusia antara 18-30 tahun. Umumnya, anggota kelompok usia itu membeli hingga dua pasang jeans per tahun, dibandingkan rata-rata satu pasang per tahun yang tidak termasuk dalam kelompok ini.

Untuk mendukung hal itu, perusahaan pun memperbaharui format toko yang akan dikenal sebagai “Toko Indigo NextGen” sekaligus menyesuaikan karakteristik produknya. Saat ini, sudah ada delapan NextGen Indigo Stores di Thailand.

Selain toko fisik, Levi’s juga meluncurkan situs web versi Thailand perdana yang memungkinkan konsumen mengakses produknya dengan lebih mudah.

Koul mengatakan, selama 2019-2020, penjualan fashion global menurun 20% akibat pandemi. Namun, Levi berhasil meraih kinerja positif pada tahun 2021, dengan pendapatan bersih sebesar USD 5,8 miliar, angka yang sama dengan tahun 2019.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Lufthansa Group Fokus Pada Peningkatan Kapasitas di Thailand

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Berita Terbaru