Rusia Buka Koridor Kemanusiaan untuk Warga Ukraina, Gencatan Senjata?

- Editor

Selasa, 8 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Joa70)

Ilustrasi. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Joa70)

Pelopor.id – Rusia akan melakukan gencatan senjata pada Selasa (8/3/2022) pukul 10 pagi waktu Moskow dan membuka koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi warga di empat kota Ukraina.

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia menyampaikan, pihaknya akan membuka koridor kemanusiaan untuk mengevakuasi warga dari Kyiv, Chernigov, Sumy, dan Mariupol.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, sebelumnya roposal Rusia untuk mengevakuasi warga Ukraina kedalam apa yang dia sebut sebagai wilayah pendudukan di Rusia dan Belarus.

Zelensky, menuduh Rusia mengingkari perjanjian rute pelarian sebelumnya, dan mencoba menghentikan orang-orang seperti menanam bahan peledak di jalan.

“Ada kesepakatan tentang koridor kemanusiaan. Apakah itu berhasil? Tank Rusia bekerja sebagai gantinya, Grads Rusia (peluncur roket ganda), ranjau Rusia,” tutur Zelensky dalam sebuah video yang diposting di Telegram.

Menuduh Moskow “sinisme”, Zelensky juga mengatakan pasukan Rusia menghancurkan bus yang akan mengevakuasi warga sipil dari zona pertempuran.

“Mereka memastikan bahwa koridor kecil ke wilayah pendudukan terbuka untuk beberapa lusin orang. Tidak terlalu ke Rusia tetapi ke arah propagandis, langsung ke kamera televisi,” tegasnya.

Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron, mengecam rencana Rusia tersebut. Menurutnya, semua itu tidak serius, sinisme moral dan politik, yang tidak dapat ditoleransi.

“Saya tidak tahu banyak orang Ukraina yang ingin pergi ke Rusia,” kata Macron kepada penyiar Prancis LCI, seraya mengatakan, gencatan senjata penuh untuk melindungi warga sipil lebih dibutuhkan daripada koridor.

Sementara menurut seorang pejabat senior pertahanan Amerika, Presiden Rusia Vladimir Putin kini telah mengerahkan ke Ukraina hampir 100 persen dari lebih 150 ribu pasukan yang telah dia siapkan sebelum invasi. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   BNN Bongkar 85 Jaringan Narkoba Sepanjang 2021

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB