Jual Obligasi Perang, Ukraina Berhasil Raih Dana USD 277 Juta

- Editor

Rabu, 2 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dolar dan senjata api. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi dolar dan senjata api. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Ukraina berhasil menjual obligasi perang dan meraih dana senilai USD 277 juta. Melansir Bloomberg, obligasi perang ini menawarkan yield 11% dan memiliki nilai par atau nilai pokok saat jatuh tempo sekitar USD 33.

Ini adalah upaya terbaru Ukrania mengumpulkan dana sekaligus memanfaatkan dukungan global untuk melawan invasi Rusia.

Meski demikian, penjualan obligasi perang ini cukup menyulitkan investor untuk membeli. Pasalnya, Kementerian Keuangan Ukrania memutus akses ke situs webnya dari luar negeri untuk menghindari serangan siber. Hal itu pun membuat sejumlah dana dari pembelian internasional belum berhasil terkirim.

Bisa dikatakan Ukraina sangat mengandalkan penjualan obligasi perang ini sebagai salah satu upaya mendanai perlengkapan senjata bagi militer dan warga sipilnya. Apalagi, mengingat kekuatan militer Rusia sangat jauh lebih besar.

Tidak hanya mata uang konvensional, pemerintah Ukraina juga berusaha menggalang dana dalam bentuk mata uang kripto dan token digital. Mereka bahkan mengunggahnya lewat akun Twitter resmi.

Berdasarkan data perusahaan analitik blockchain, Elliptic, hingga Selasa (01/03/2022) pagi waktu setempat, akun-akun token digital itu telah menerima lebih dari USD 17 juta. Termasuk organisasi non-pemerintah Ukraina yang memberi dukungan kepada militer, telah meraih total sumbangan berjumlah USD 24,6 juta.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Biaya Penghapusan Bisnis UniCredit di Rusia Capai 7,4 Miliar Euro

Berita Terkait

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual
Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe
Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan
Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Senin, 6 Juli 2026 - 03:05 WIB

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:50 WIB

Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:59 WIB

Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars

Sabtu, 25 April 2026 - 17:37 WIB

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta

Sabtu, 25 April 2026 - 17:15 WIB

Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:01 WIB

Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:24 WIB

Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026

Berita Terbaru

Dokumentasi laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars. (Foto: Instagram/astonvilla)

Nasional

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:37 WIB

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB

Ilustrasi aplikasi JakOne dari Bank Jakarta. (Foto: Istimewa)

Ekonomi Bisnis

JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:27 WIB