Lamborghini Recall 4.796 Huracan Gegara Lampu Depan

- Editor

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamborghini Huracan. (Foto:Pelopor.id/pixabay/DRIVAR)

Lamborghini Huracan. (Foto:Pelopor.id/pixabay/DRIVAR)

Pelopor.id – Lamborghini dikabarkan akan menarik kembali dari peredaran atau recall terhadap 4.796 Huracan akibat pemasangan sekrup lampu depan yang tidak benar. Pabrikan supercar asal Italia itu mengatakan, kejadian ini murni berasal dari kesalahan yang disebabkan oleh manusia. Kesalahan itu terungkap selama audit internal rutin pada tahun 2020.

Pada tanggal 26 Februari 2020, mereka resmi menetapkan Lamborghini Huracan memiliki masalah pada bagian penutup sekrup penyetelan horisontal lampu depan yang tidak sesuai Standar Keamanan Federal. Kemudian pada 4 Maret 2020, mereka memberi tahu Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tentang masalah ini.

Setelah hampir dua tahun barulah NHTSA memutuskan penarikan tersebut. Adapun ketika Lamborghini memberitahukan masalah itu, bersamaan dengan perusahaan tersebut mengajukan petisi “Inconsequential Noncompliance” ke lembaga resmi Amerika Serikat itu dengan alasannya, kesalahan yang ada di pemasangan lampu depan tidak membahayakan.

Sebab, lampu depan tetap berfungsi normal. Bahkan Lamborghini mengatakan, ketiadaan penutup justru akan memudahkan pemilik mobil mengatur posisi lampu sesuai keinginan. Jadi, ketika tidak sesuai mereka tinggal mengaturnya kembali sendiri.

Nah, dua tahun berselang, NHTSA punya pendapat lain. Mereka mengatakan Lamborghini Huracan tidak dilengkapi dengan kelengkapan Vehicle Headlamp Aiming Device (VHAD) atau pengatur posisi lampu manual. Sehingga klaim bahwa pemilik mobil dapat mengatur sendiri posisi lampu tidak akan dapat dilakukan. Sementara pada Lamborghini Huracan memang tidak ada fitur VHAD.

NHTSA pun memastikan, tidak adanya penutup sekrup justru membuat lampu depan mobil menerangi objek di depan mobil dengan tidak stabil. Ini, menyilaukan pengendara atau pengguna jalan lain dan membuat berkurangnya jarak pandang di salah satu sisi jalan serta berkurangnya jarak pandang di jalan bahkan meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga :   Lamborghini Ikut-ikutan Jualan NFT, Terinspirasi Ghozali Everyday?

Oleh sebab itu, NHTSA memerintahkan Lamborghini segera melakukan perbaikan dan memasang penutup sekrup lampu depan Huracan. Carscoops melaporkan, bahwa pemilik mobil yang terlibat recall tidak akan dikenakan biaya. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

UMKM dan Industri Kreatif Lokal Bakal Bersinar di IIMS 2026
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Harley-Davidson Resmi Luncurkan 7 Model Motor Terbaru Tahun 2025 di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB