Akbar Faizal: Di Dunia Politik, Kata Sering Kehilangan Makna

- Editor

Selasa, 22 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus Akbar Faizal mengatakan bahwa di dunia politik, kata-kata sering menjadi kehilangan makna. (Foto: Pelopor.id/YouTube Channel “Energi Kata Gerry Hukubun”)

Politikus Akbar Faizal mengatakan bahwa di dunia politik, kata-kata sering menjadi kehilangan makna. (Foto: Pelopor.id/YouTube Channel “Energi Kata Gerry Hukubun”)

Pelopor.id | Politikus Akbar Faizal mengatakan bahwa di dunia politik, kata-kata sering menjadi kehilangan makna.

Menurutnya, banyak kata yang terlontar ke publik oleh seorang politikus, namun ternyata orang tersebut tidak disiplin dengan perkataannya, sangat mudah melupakan apa yang baru saja diungkapkan. Selain itu, dari sisi kualitas kata, sering juga terlontar kalimat-kalimat yang tidak layak di ruang publik.

“Ketika saya masih di parlemen itu, saya jujur Ger ya, sering sekali menderita mendengarkan bahasa dari banyak…yang menyebut dirinya politisi, tetapi dengan kualitas bahasa yang menurut saya sangat tidak layak untuk ruang-ruang konstitusi,” ungkap Akbar Faizal dalam wawancara di YouTube Channel “Energi Kata Gerry Hukubun” yang dikutip Selasa, (22/02/2022).

Menurut pria yang dijuluki macan parlemen ini, publik bukan hanya sekali dua kali mendengar kalimat-kalimat yang sebenarnya hanya cocok untuk kebun binatang, tetapi kemudian terlontar di ruang konstitusi.

Politikus Akbar Faizal. (Foto: Pelopor.id/YouTube Channel “Energi Kata Gerry Hukubun”)

“Pada titik seperti itu saya menderita, Ger. Karena masa politik saya tidak seperti itu,” katanya kepada Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gerry Hukubun.

Akbar Faizal menilai, sistem rekrutmen partai di Indonesia bermasalah, sehingga orang yang direkrut sebagai politisi menjadi tidak terukur. Dampaknya adalah kata-kata menjadi kehilangan makna.

Pendiri lembaga riset “Negara Institut” ini mengatakan, seharusnya kita bisa mengelola Indonesia dengan kehormatan yang harus dimulai dari kata dan diksi, harus dimulai dari bersatunya kata dan kalimat dengan tujuan yang kita bangun tentang Indonesia.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Sandiaga Uno: Program Apresiasi Kreasi Indonesia 2022, Ajang UMKM Cirebon Naik Kelas

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman
Andi Amran Copot Anak Buah Yang Terima Fee Proyek

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:06 WIB

Josh Holmes Gelar Konser Intim di Jakarta, Tiket Ludes dalam Lima Hari

Kamis, 30 April 2026 - 22:24 WIB

Synchronize Fest 2026 Bakal Hadirkan Seringai hingga Rizky Febian

Rabu, 29 April 2026 - 01:33 WIB

LaLaLa Fest 2026 Jakarta Dimeriahkan Kehadiran Rex Orange County

Kamis, 23 April 2026 - 18:10 WIB

Ravel Junardy: Hammersonic 2026 Private Event Demi Martabat Festival

Berita Terbaru

Musisi dan produser Ade Govinda sukses meraih 8 Platinum dari Asiri. (Foto: Istimewa)

Musik

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB