Gawat! Hacker Curi 254 token NFT dari Opensea

- Editor

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gawat! Hacker Curi 254 token NFT dari Opensea. (Foto:pelopor.id/Iist)

Gawat! Hacker Curi 254 token NFT dari Opensea. (Foto:pelopor.id/Iist)

Pelopor.id – Perusahaan keamanan blockchain PeckShield melaporkan bahwa marketplace terbesar non-fungible token (NFT), OpenSea mengalami serangan phishing yang mencuri ratusan token NFT dari pengguna yang mengklik tautan berbahaya.

Menurut laporan PeckShield, total ada 254 token yang dicuri dalam serangan tersebut, termasuk sejumlah token dari Decentraland dan token populer Bored Ape Yacht Club (BAYC). Sontak, peretasan ini, menyebabkan kepanikan di antara pengguna platform tersebut.

Serangan tersebut, berlangsung mulai pukul 05.00 hingga 08.00 WIB, dan menyasar 32 pengguna. Molly White, yang menjalankan blog Web3 is Going Great memperkirakan, nilai token yang dicuri mencapai lebih dari US$1,7 juta atau sekitar Rp24,42 miliar.

Serangan itu, mengeksploitasi fleksibilitas Protokol Wyvern, standar sumber terbuka yang mendasari sebagian besar kontrak pintar NFT, termasuk yang dibuat di OpenSea.

Tetapi pihak perusahaan mengatakan kejadian tersebut sebagai serangan phishing yang tidak terhubung dengan situs resmi OpenSea. CEO OpenSea, Devin Finzer mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait hal ini.

“Kami tidak percaya itu terhubung ke situs web OpenSea. Nampaknya 32 pengguna sejauh ini telah menandatangani muatan berbahaya dari penyerang dan beberapa NFT mereka telah dicuri,” Cuitnya di Twitternya, dikutip dari CNBC, Senin (21/02/2022).

NTF
Ilustrasi NTF. (Foto:Pelopor.id/Pixabay/TheDigitalArtist)

Finzer juga menegaskan, sejumlah NFT yang dicuri juga telah dikembalikan. Selain itu, Ia juga menyampaikan soal desas desus peretasan bernilai $200 juta yang dijawabnya, peretas memiliki $1,7 juta ETH (Rp 24,3 miliar) di dompetnya dari menjual beberapa NFT yang dicuri”.

OpenSea sendiri memiliki nilai sebesar US$13 miliar atau Rp186,76 triliun dalam putaran pendanaan. Platform ini, menyediakan antarmuka yang sederhana bagi pengguna untuk mendaftar, menelusuri, dan menawar token tanpa berinteraksi langsung dengan blockchain. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kawal Aksi Demo Hari Ini, 3.500 Personel Gabungan Polri dan TNI Dikerahkan

Berita Terkait

Mengupas Teknologi Q-SYS Experience Center di Melodia Musik Pondok Indah
Defend IT360 Rayakan 2 Tahun, Luncurkan Virtual SOC Essential Berbasis SIEM 24/7
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
Aidea Weeks 2025 Siap Digelar, Hadirkan Diskusi Lintas Sektor tentang AI
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi IM3 untuk Pengguna Loyal
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Berita Terbaru