Pengalaman Jalan-jalan ke Seoul, Kali Ini Gyeongbokgung

- Editor

Minggu, 20 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerbang istana Gyeongbok dengan latar belakang alam perbukitan Seoul. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Gerbang istana Gyeongbok dengan latar belakang alam perbukitan Seoul. (Foto: Pelopor.id/Ist)

Pelopor.id | Jika menyukai musik dan lagu K-Pop atau menyukai K-Drama, boleh juga mulai mempertimbangkan melancong ke ibukota Korea Selatan, Seoul, kota yang sangat modern dan dianggap maju dengan segala kecanggihannya. Kali ini, salah satu tim redaksi Pelopor.id ingin membagikan cerita pengalamannya berwisata di Seoul, jauh sebelum pandemi.

Ketika baru tiba di Incheon International Airport, kita akan bisa merasakan futuristik dari arsitekturnya. Kita juga bisa melihat langsung robot yang lalu lalang sebagai pusat informasi mengenai airport, mengenai Seoul maupun Korea. Tinggal tap tap tap atau dengan voice untuk bertanya kepada robot, maka kita akan mendapatkan jawabannya. Canggih euy!

Dari airport, kita bisa memilih moda transportasi, apakah mau naik bus atau kereta modern. Jangan lupa mengenakan sepatu atau sandal yang nyaman karena Seoul sangat ramah pada pejalan kaki. Namun, saat itu kami memilih bus karena tujuan pertama adalah kompleks istana yang terkenal, Gyeongbokgung beserta museumnya.

Turun dari bus, bisa langsung melihat gerbang Gwanghwamun yang memulai kompleks Gyeongbokgung sekaligus diketahui sebagai pusat kota Seoul. Pada jam tertentu di gerbang Gwanghwamun, selalu ada upacara serah terima penjaga istana bagaikan di Inggris, namun bedanya ini dengan pakaian tentara khas Korea.

Setelah memasuki gerbang akan langsung disambut bangunan Gyeongbokgung atau istana Gyeongbok khas arsitektur Korea, dengan latar belakang tekstur alam berbukit-bukit hijau dan paduan warna batu putih yang khas Korea banget.

Dalam kompleks tersebut juga lalu lalang orang-orang berpakaian baju tradisional Korea hanbok. Kenapa? Karena setiap orang yang memakai hanbok yang bisa disewa di sekitar istana, dapat memasuki istana dengan gratis. Bagi yang tidak mengenakan hanbok, harus antri tiket masuk di halaman istana tersebut.

Baca Juga :   Transformasi Desa Kembang Kuning Lombok Jadi Desa Wisata Kelas Dunia

Geunjeongjeon atau tahta dari kerajaan adalah bangunan utama dari istana Gyeongbok, kemudian paviliun kerajaan Gyeonghoeru yang berhiaskan kolam bunga Teratai, serta 48 buah tiang tonggak granit.

Setelah puas mengelilingi dalam istana, di kompleks tersebut juga ada Museum Nasional Rakyat Korea yang menyajikan sejarah Korea dan bangsa Korea mulai dari jaman kekaisaran, jaman dijajah Jepang, maupun setelah menjadi Korea Utara dan Selatan.

Dari kompleks istana, kita juga bisa menemukan perumahan Korea asli jaman dulu yang masih original banget di daerah Bukchon Hanok Village, lengkap dengan kontur tanah yang berbukit-bukit. Bangunan rumah-rumah di Bukchon memang dilestarikan sebagaimana aslinya, tiang kayu, pintu geser kotak-kotak maupun tanamannya.

Dalam trip ini, kami juga banyak berjalan kaki untuk menikmati udara segar, lingkungan bersih, pemandangan gedung tinggi namun lanskap tanahnya berbukit-bukit, serta banyak taman kecil tempat warga lokal bersosialisasi.[]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Penyu Sisik yang Terancam Punah, Ancol Taman Impian Gelar Pelepasliaran Tukik
Atraksi Bawah Air Bersama Ruben Onsu Jadi Sorotan di Perayaan Kemerdekaan Ancol
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB