Pelopor.id | Apple akan memberikan bonus tahun fiskal 2021 kepada Chief Executive Officer (CEO) Tim Cook senilai hampir USD 99 juta atau sekitar Rp 1,41 triliun (kurs Rp 14.330/USD).
Terkait hal itu, Institutional Shareholder Services (ISS) sebagai perusahaan penasihat investor, mengajak para pemegang saham Apple untuk menolak pemberian bonus tersebut. Pasalnya, menurut ISS, setengah dari bonus tersebut tidak mempunyai dasar kriteria performa, seperti dikutip dari Reuters.
Untuk diketahui, sepanjang tahun lalu, gaji Tim Cook adalah USD 3 juta. Sebagai tambahan, ia juga akan menerima bonus dalam bentuk saham senilai USD 82,3 juta. Kemudian menerima USD 12 juta lantaran berhasil mencapai target, serta USD 1,4 juta untuk biaya perjalanan lewat udara, asuransi dan lain-lain.
Secara total, Tim Cook akan menerima USD 98,7 juta, yang naik sangat signifikan dari gaji dan bonusnya pada 2020 yang hanya USD 14,8 juta.
Ini bukan pertama kalinya ISS mengajak para pemegang saham Apple untuk menolak pemberian bonus bagi Tim Cook. Sebelumnya pada tahun 2015, ISS pernah menyarankan hal yang sama.
Padahal, selama kepemimpinan Tim Cook, Apple justru berhasil meraih berbagai pencapaian. Salah satunya menjadi perusahaan publik pertama dengan nilai kapitalisasi menembus USD 1 triliun pada 2018.
Selain itu, Apple juga semakin inovatif, seperti meningkatkan ukuran layar iPhone terbesar menjadi 6,7 inch dan membuat Apple Pencil. Strategi itu terbukti efektif, lantaran pemasukan tahunan Apple terus meningkat signifikan. []












