Tiongkok Hapus Aplikasi Kencan Gay Grindr

- Editor

Selasa, 1 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi kecan untuk Gay Grindr. (FOto:Pelopor.id/Wikipedia)

Aplikasi kecan untuk Gay Grindr. (FOto:Pelopor.id/Wikipedia)

Pelopor.id – Aplikasi kecan untuk Gay Grindr tidak dapat lagi ditemukan di App Store maupun Android. Aplikasi itu menghilang, seiring dengan upaya Pemerintah Tiongkok yang ingin memperketat kebijakan internetnya.

Aplikasi Grindr dihapus dari toko aplikasi Apple di China pada Kamis (27/1) menurut data firma riset seluler Qimai. Aplikasi kencan tersebut juga tak ditemukan di Android dan platform yang dioperasikan perusahaan negara itu.

Baik Grindr maupun Apple tidak merespons permintaan komentar oleh AFP. Namun, aplikasi kompetitor Grindr, seperti Blued, masih bisa diunduh sedangkan platform Play Store milik Google memang tak tersedia di Tiongkok.

Sebelum Grindr menghilang, pengawas ruang siber Tiongkok mengumumkan akan menindak rumor, pornografi, dan konten web lain. Badan tersebut menegaskan, kampanye ini dilakukan untuk membuat atmosfer yang lebih beradab, sehat, meriah, dan menguntungkan untuk opini publik selama Tahun Baru Imlek 2022.

Sebelumnya Beijing Kunlun Tech, mantan pemilik Grindr menjual aplikasi tersebut pada tahun 2020 lantaran otoritas Amerika Serikat menilai aplikasi tersebut berpotensi mengalami penyalahgunaan data yang dapat menimbulkan risiko keamanan nasional.

Grindr, diluncurkan pada 25 Maret 2009 oleh Nearby Buddy Finder. Grindr merupakan aplikasi jejaring geososial yang ditujukan untuk pria gay, biseksual, dan bi-curious. Aplikasi tersebut, memanfaatkan fitur geolokasi pada perangkat, yang memungkinkan seorang pengguna untuk menemukan pengguna lain yang berada dalam jarak dekat dengan dirinya.

Antarmuka aplikasi ini, berupa gambar kotak-kotak yang menampilkan foto pengguna, yang diurutkan dari yang lokasinya paling dekat hingga paling jauh. Memilih sebuah gambar akan menampilkan profil singkat pengguna yang bersangkutan, serta pilihan untuk mengobrol, mengirim foto, hingga berbagi lokasi.

Baca Juga :   Ukraina Minta Bos Apple Blokir Akses App Store di Rusia

Meskipun Tiongkok mendekriminalisasi homoseksualitas pada 1997, ikatan sipil sesama jenis adalah ilegal dan masalah LGBTQ tetap tabu. Komunitas LGBTQ Tiongkok, berada di bawah tekanan, akibat penyensoran konten web disertai larangan penggambaran romansa gay dalam film. Bahkan, Aplikasi WeChat pada tahun lalu menghapus akun yang dimiliki kelompok hak LGBTQ kampus.

Sensor di Tiongkok memang semakin ketat se presiden Xi Jinping berkuasa. Mulai dari kasus petenis Peng Zhuai hingga keluhan warga Xi’an karena lockdown, otoritas kerap membatasi ruang online publik dari berbagai isu kontroversial. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB