India Dikabarkan Peroleh Spyware dari Israel

- Editor

Senin, 31 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Spyware. (Foto:Pelopor.id/FREEPIK)

Ilustrasi Spyware. (Foto:Pelopor.id/FREEPIK)

Pelopor.id – Pemerintah India dikabarkan memperoleh Pegasus, spyware dari Israel. New York Times pada pekan lalu melaporkan, spyware tersebut sebagai bagian dari kesepakatan pembelian senjata pada tahun 2017.

Pegasus, diduga digunakan India untuk menginfeksi ponsel lawan politik atau bisnis, aktivis hak asasi manusia, dan jurnalis. Dalam laporan itu dijelaskan bahwa Pegasus dan sistem rudal, adalah ‘pusat’ dari kesepakatan sekitar US$ 2 miliar senjata canggih dan alat intelijen saat itu.

Sebuah penyelidikan konsorsium global media pada tahun lalu menunjukkan bagaimana spyware berbahaya digunakan oleh pemerintah di seluruh dunia untuk memata-matai para pembangkang dan jurnalis melalui ponsel mereka.

Sementara lebih dari 1.000 nomor telepon di India termasuk di antara hampir 50.000 di seluruh dunia, kemungkinan menarik bagi klien NSO Group pembuat Pegasus. Pemerintah India sendiri membantah bahwa mereka telah membeli spyware buatan Israel itu.

Dalam laporannya New York Times juga menulis, ketegangan itu ada setelah Modi berkuasa di India. Modi sendiri diketahui berkunjung ke Israel pada 2017. Dalam kunjungan itu, Modi dan Perdana Menteri Israel kala itu Benjamin Netanyahu berjalan bersama tanpa alas kaki di pantai setempat.

Beberapa bulan kemudian, Netanyahu yang gantian berkunjung ke India. Dan pada Juni 2019, India memberikan suara untuk mendukung Israel di Dewan Ekonomi dan Sosial PBB untuk menolak status pengamat ke organisasi Hak Asasi Manusia HAM Palestina, yang pertama bagi bangsa itu.

Sementara Kementerian Pertahanan India pada tahun lalu menyatakan kepada Parlemen bahwa mereka belum melakukan transaksi dengan NSO Group Technologies. Namun, Kongres oposisi utama India menuduh pemerintah telah melakukan “pengkhianatan”.

Baca Juga :   Alasan Menteri Sosial Tri Rismaharini Marah Besar di Tuban

“Pemerintah Modi membeli Pegasus untuk memata-matai institusi demokrasi utama, politisi, dan publik kami. Pejabat pemerintah, pemimpin oposisi, angkatan bersenjata, pengadilan semuanya menjadi sasaran penyadapan telepon ini. Ini pengkhianatan,” cuit pemimpin partai Kongres di India Rahul Gandhi pada Sabtu (29/1/2022).

Ada juga Pemimpin senior Kongres lainnya yakni Mallikarjun Kharge yang mempertanyakan di akun Twitternya soal Mengapa Pemerintah Modi bertindak seperti musuh India dan menggunakan senjata perang melawan warga India. []

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua
Portal Berita Reallist Media: Menyajikan Hiburan dan Lifestyle dengan Cara Berbeda
Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Dream Theater Guncang Jakarta dalam Tur Konser 40 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:51 WIB

Video Klip Baru Wen & the Wknders: “(Tak Mungkin) Mencari Penggantimu”

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Senin, 4 Mei 2026 - 14:49 WIB

Lindee Cremona Tampilkan Vokal Tulus di Single Doa Untuk Ayah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Konser Perdana di Jakarta, Josh Holmes Perkenalkan Single Last First Kiss

Berita Terbaru