Pelopor.id – Bentley Motors, produsen mobil berusia 102 tahun pada Rabu (26/1/2022) menyampaikan rencana investasi sebesar 2,5 miliar poundsterling atau setara US$ 3,4 miliar selama satu dekade. Langkah ini, diambil untuk mengejar target menjadi merek kendaraan listrik mewah pada tahun 2030.
Ini adalah pertama kalinya perusahaan mengungkapkan jumlah investasi. Menurut laporan perusahaan, kendaraan listrik Bentley pertama dijadwalkan meluncur dari jalur produksi pada 2025.
Investasi tersebut, mencakup penelitian dan pengembangan serta peningkatan signifikan pada kampus pabrik manufaktur bersejarah Bentley di Crewe, Inggris hingga 2032. Crewe Campus itu, merupakan satu-satunya fasilitas perakitan Bentley secara global.
Selain itu, Bentley yang juga dimiliki oleh produsen mobil asal Jerman Volkswagen (VW), telah mengumumkan target elektrifikasi pada 2020 sebagai bagian utama dari rencana transformasi bisnis “Beyond100”, yang juga mencakup perusahaan menjadi netral karbon dari awal hingga akhir pada 2030.
- Tesla Targetkan Pengiriman 1,4 Juta Kendaraan Tahun Ini
- Daya Tarik EV Meningkat, Produsen Terus Berinvestasi pada Pabrik Baterai
“Program Beyond100 adalah rencana paling berani dalam sejarah terkenal Bentley, dan ini berada di segmen mewah. Ini adalah peta jalan yang ambisius dan kredibel menuju netralitas karbon dari total sistem bisnis kami, termasuk peralihan ke 100% BEV hanya dalam delapan tahun,” tutur CEO dan Chairman Bentley, Adrian Hallmark dilansir dari CNBC.
Perubahan ini, merupakan langkah besar bagi produsen mobil, yang terkenal akan kendaraan uber mewahnya dengan mesin delapan dan 12 silinder yang dapat menelan biaya jutaan dolar. Bentley sendiri sepertinya mengikuti beberapa langkah produsen mobil lain yang mengatakan berencana memindahkan jenis kendaraan dengan mesin pembakaran internal tradisional ke mesin penggerak bertenaga listrik.
Tetapi Bentley akan bersandar pada kendaraan listrik hibrida plug-in dalam transisinya menuju mobil listrik. Perusahaan tersebut berencana untuk secara eksklusif menawarkan model listrik, termasuk tipe all-electric dan plug-in hybrids, yang dimulai pada 2026. []












