Pelopor.id | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani meminta agar pemerintah semakin menggencarkan program vaksinasi Covid-19, menyusul adanya dua pasien Covid varian Omicron yang meninggal dunia. Diketahui, dua pasien itu tercatat memiliki komorbid atau penyakit bawaan.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pasien Covid-19 varian Omicron. Keprihatinan ini harus membuat kita bekerja lebih ekstra dalam penanganan pandemi Covid-19,” kata Puan, seperti dikutip dari dpr.go.id.
Puan juga mengingatkan pentingnya vaksinasi di seluruh daerah, mengingat berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), salah satu pasien Omicron yang meninggal itu belum divaksin.
“Pemerintah daerah harus semakin menggencarkan pelaksanaan vaksinasi di wilayahnya masing-masing. Baik itu vaksinasi primer, maupun booster harus betul-betul dikebut,” ujarnya.
Politikus PDI Perjuangan ini mengingatkan, varian Omicron memiliki daya tular yang sangat tinggi, sehingga ia mengimbau agar masyarakat yang belum divaksin untuk segera mengikuti program vaksinasi.
“Tidak perlu takut untuk divaksin karena sudah terbukti keamanannya. Perlindungan diri dengan vaksinasi sangat penting karena artinya kita juga ikut menjaga keluarga maupun orang-orang terdekat,” ucap Puan.
Menurutnya, vaksin memang tidak sepenuhnya menghentikan penularan virus Corona, namun dapat mengurangi risiko dari bahaya paparan Covid-19.
Puan juga meminta pemerintah menyiapkan skenario terburuk dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 saat ini. Ia menegaskan, seluruh fasilitas kesehatan harus memadai agar semua pihak mampu menghadapi jika Indonesia masuk gelombang ketiga Covid-19.
Sejak ditemukannya kasus varian Omicron pertama di Indonesia pada pertengahan Desember 2022, diketahui sudah ada 1.161 kasus hingga saat ini. []
Baca juga: Harga Minyak Goreng Mahal, Puan Maharani: Harus Ada Solusi Jangan Cuma Beri Alasan












