Pelopor.id – Airbus membatalkan pesanan Qatar Airways sebanyak 50 jet A321 neo yang akan digunakan maskapai tersebut untuk ekspansi bisnis. Pembatalan pesanan ini, menyusul konflik yang terjadi akibat ditemukannya cacat desain pesawat Airbus A350, mulai dari cat, bingkai pesawat yang rusak sampai erosi lapisan penangkal petir.
Kasus cacat design tersebut bahkan sampai pengadilan. Dalam hal iani, Qatar Airways menuntut klaim sebesar US$ 600 juta, atau setara Rp 8,6 triliun (1 US$=Rp 14.400). Sedangkan dalam persidangan, Airbus menolak semua keluhan maskapai ini.
“Kami mengonfirmasikan bahwa kami telah memutuskan kontrak untuk 50 A321 dengan Qatar Airways sesuai hak kami,” tutur juru bicara Airbus, setelah pengajuan yang menetapkan argumen sementara dilansir dari Bloomberg (21/1/2022).
Qatar Airways sendiri, belum memberikan jawaban atas keputusan Airbus itu. Namun maskapai itu, diprediksi akan melawan pembatalan pesanannya. Padahal jika pesanan berjalan lancar, maka A321 neo pertama Qatar Airways seharusnya akan dikirimkan pada Februari 2023 mendatang. []












