Pelopor.id | Sejumlah mata uang kripto seperti Bitcoin dan Etherium jatuh dalam perdagangan hari ini, Selasa (18/01/2022). Hal itu salah satunya dipicu oleh trader yang terus melakukan aksi memantau atau wait and see, namun mengambil pandangan bahwa rencana pengetatan The Federal Reserve sebagian besar diperhitungkan.
Dengan kenaikan suku bunga The Fed 3,7 untuk 2022 dan 2,3 untuk 2023, pelaku pasar tampak menyimpulkan bahwa risiko terhadap penetapan harga kebijakan sekarang lebih seimbang.
“Dan ini menunjukkan investor tertarik untuk menahan kripto di tengah retorika hawkish dari The Fed di beberapa bulan terakhir,” ujar Public Relation Manager Litedex Protocol David Saragih dalam keterangan tertulis pada Selasa (18/01/2022).
Namun, menurutnya, aksi jual kripto di pasar spot minggu lalu menunjukkan bahwa posisi beli telah menjadi ramai.
Dikutip dari coinmarketcap.com, Bitcoin tercatat melemah 1,51 persen dalam sehari. Namun, masih menguat 0,94 persen dalam sepekan. Satu keping Bitcoin kini dihargai USD 42.284.
Sedangkan Ethereum melemah 3 persen dalam sehari, tapi masih menguat 4,49 persen dalam sepekan. Kini, satu keping Ethereum bernilai USD 3.224.
Dalam perdagangan sore ini, Etherium di platform Litedex Protocol pada pukul 15.00 WIB, melemah 2,63 persen, menjadi USD 3.185.62. Volume transaksinya mencapai USD 11,95 miliar dengan kapitalisasi pasar USD 380,22 miliar.
Sedangkan untuk perdagangan besok, Etherium diperkirakan dibuka fluktuatif, namun melemah dikisaran USD 3.190.50 – USD 3.290.70. []
Baca juga: Singapura Keluarkan Pedoman Pembatasan Promosi Perdagangan Kripto












