Pelopor.id – Kesadisan Pembunuh di Film Scream 5, mampu menggeser dominasi Spider-Man No Way Home. Pengamat industri Exhibitor pada Minggu, 16 Januari 2022 waktu setempat melaporkan, “Scream” berhasil menggeser posisi Spiderman: No Way Home yang telah menduduki posisi puncak Box Office Amerika Serikat selama beberapa pekan.
Dalam Film Scream 5, Pembunuhan brutal oleh seseorang bertopeng Ghostface yang meneror kota Woodsboro kembali terjadi setelah 25 tahun berlalu. Pembunuh baru dengan mengenakan topeng yang sama, kini kembali meneror penduduk kota tersebut.
Pelaku, mulai menargetkan remaja untuk dibunuh secara brutal sama dengan yang terjadi 25 tahun lalu. Ini membuat remaja yang dulunya bersinggungan dengan pelaku kejahatan seperti Sidney Prescottt (Neve Campbell), Gale Weathers (Courteney Cox), dan David Arquette (Dewey Riley) kembali beraksi untuk mengungkapkan siapa pelaku kejadian tersebut.
Kemungkinan, ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para loyalis penggemar sekuel besutan Paramount ini. Scream pun, menghasilkan USD 30,6 juta atau setara dengan Rp 438 miliar untuk periode Jumat-Minggu seperti dikutip dari AFP.
Film kelima waralaba “Scream ” ini diperkirakan akan membukukan pendapatan hingga 35 juta dolar AS (setara dengan Rp501 miliar) saat liburan Marthin Luther King Jr. selama empat hari penuh.
Sementara ‘Spiderman: No Way Home’ dari Sony merosot ke posisi dua dengan pendapatan USD 20,8 juta atau setara Rp 297 miliar. Hingga saat ini, secara internasional, Sony berhasil mendapatkan USD 704 juta atau setara Rp 10 triliun di Amerika Serikat dan USD 926 juta atau setara Rp 13,2 triliun secara internasional.
Di posisi selanjutnya yakni, ketiga dan keempat ada film produksi Universal. Film animasi keluarga “Sing 2” menempati posisi ketiga dengan pendapatan sebesar USD 8,3 juta atau setara Rp 118 miliar dan posisi keempat ditempati oleh “The 355” dengan pendapatan USD 2,3 juta atau setara Rp 32,9 miliar. Sementara “The King’s Man”, harus puas menempati posisi kelima dengan pendapatan USD 3,2 juta atau setara Rp 32,9 miliar. []












