Pelopor.id | Jakarta – Avaada Group, mitra ekuitas India dari perusahaan energi Thailand PTT Group, telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Departemen Industri dan Perdagangan pemerintah negara bagian Rajasthan, untuk menyuntikkan USD 5 miliar ke pabrik amonia hijau.
Dari dana USD 5 miliar, Avaada Energy menerima partisipasi ekuitas sekitar USD 475 juta dari PTT Group pada tahun 2021.
Ketua Avaada Group Vineet Mittal mengatakan bahwa transisi energi hijau sangat penting bagi negara dan akan membuka jalan menuju tujuan nol bersih.
“Selaraskan dengan visi kemandirian bangsa, di Avaada kami bertujuan untuk membuat India mandiri energi dengan berfokus pada keamanan energi hijau,” katanya seperti dilansir dari Bangkok Post.
Mittal mengatakan, investasi PTT di Avaada Group diatur untuk mendukung misi perusahaan menjadi pemain terkemuka di sektor energi terbarukan India.
“Ini akan membantu memperkuat revolusi energi hijau India, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi, saat kami melakukan investasi signifikan dalam solusi energi bersih yang inovatif untuk mendukung pertumbuhan eksponensial negara di sektor energi terbarukan,” ujarnya.
Mittal mengatakan keuntungan terbesar hidrogen hijau adalah membakar bersih, hanya menyisakan uap air.
Untuk industri yang membutuhkan panas bersuhu tinggi, seperti pengecoran, kaca dan pembuat baja, ini bisa menjadi terobosan karena tidak hanya akan menggantikan bahan bakar fosil dengan sumber terbarukan, tetapi juga menghasilkan amonia hijau dan pengganti gas, katanya.
Mittal juga menyebutkan bahwa MoU harus menciptakan 3.500 kesempatan kerja langsung dan 10.500 tidak langsung.[]












