Ukraina Bakal Dapat Bantuan Militer Tambahan USD 800 Juta dari AS

- Editor

Jumat, 19 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Ukraina. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi bendera Ukraina. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Amerika Serikat disebut tengah menyiapkan bantuan militer tambahan ke Ukraina dengan nilai sekitar USD 800 juta dan akan mengumumkan rencana itu segera setelah Jumat. Hal ini diungkapkan kepada kantor berita Reuters oleh tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Sumber-sumber tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, juga mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan mengesahkan bantuan menggunakan Otoritas Penarikan Kepresidenan, yang memungkinkan presiden menyetujui transfer kelebihan senjata dari stok AS.

Menurut sumber tersebut sebuah pengumuman dapat meluncur pekan depan, dan memperingatkan bahwa paket senjata dapat berubah nilainya sebelum diumumkan. Namun, Gedung Putih menolak berkomentar tentang hal ini.

Rusia telah meluncurkan invasi ke Ukraina sejak 24 Februari 2022, dalam apa yang disebut oleh Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai “operasi militer khusus”.

AS pun telah mengirim miliaran dolar bantuan keamanan ke Ukraina, dengan persenjataan termasuk sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS), amunisi mortir dan artileri, sistem rudal anti-tank Javelin, bahan peledak dan peralatan pembongkaran.

Sebelumnya pada awal Agustus, AS telah mengirimkan bantuan ekonomi tambahan ke Ukraina senilai USD 5,5 miliar. Sebanyak USD 4,5 miliar dari bantuan itu berbentuk dukungan fiskal, sedangkan sisanya dalam bentuk bantuan militer.

Bantuan fiskal itu digunakan untuk mendanai kebutuhan pemerintahan, termasuk membayar uang pensiun, kesejahteraan sosial, dan biaya perawatan kesehatan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   SCG Chemicals Bakal Gelar IPO dengan Target USD 3 Miliar

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:05 WIB

People Sweet Tawarkan Refleksi Sosial Lewat Single Parade Ego

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:08 WIB

Idgitaf Ungkap Kecemasan dan Harapan Lewat Single Rutinitas

Sabtu, 27 Desember 2025 - 01:23 WIB

Gerakan Warga Wargi Menanam Warnai Penjualan Tiket Synchronize Fest 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:24 WIB

Eksplorasi Musik Tanpa Batas ala Patrick Lesmana dalam EP Yabai

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB