Permintaan Makin Lambat, Industri Chip AS Bersiap Hadapi Masa Sulit

- Editor

Kamis, 11 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi chip. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi chip. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Pelopor.id | Jakarta – Industri chip yang menghadapi masa sulit dengan penurunan penjualan laptop sedang menyesuaikan diri dengan perlambatan yang lebih luas dan lebih tajam.

“Pasar lebih buruk dari yang kami kira,” kata kepala keuangan di produsen memori Micron Technology Inc, Mark Murphy, seperti dikutip dari The Wall Street Journal.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menandatangani rencana investasi yang mengalokasikan lebih dari USD 50 miliar untuk membiayai pengembangan dan produksi chip AS di masa depan.

Namun, Murphy menambahkan, tanda terbaru dari kekhawatiran jangka pendek adalah bahwa produsen mobil menjadi konsumen chip yang lebih berhati-hati setelah berjuang selama sekitar dua tahun untuk mengamankan pasokan yang memadai.

Komentar terbaru Micron didasarkan pada berita buruk dari produsen chip, yang menyebutkan penurunan penjualan yang terkait dengan PC, kartu grafis, dan videogame. Intel Corp. mengejutkan pasar dua minggu lalu dengan kerugian kuartalan dan memangkas prospek setahun penuh.

Industri ini bereaksi dengan pengetatan sabuk yang cepat, menciptakan keterputusan antara prospek jangka pendek dan jangka panjang untuk penjualan semikonduktor menjadi lebih dari dua kali lipat pada akhir dekade ini, serta miliaran dolar yang direncanakan untuk dibelanjakan tanaman baru, memicu pertumbuhan.

Washington berencana menanggung sebagian dari ekspansi itu untuk memastikan pabrik-pabrik dibangun di AS dengan dana yang telah menikmati dukungan bipartisan yang langka dan ditujukan untuk menangkal pergeseran industri menuju Asia dalam beberapa dekade terakhir.

Biden mengatakan CHIPS and Science Act of 2022 mewakili “investasi sekali dalam satu generasi di Amerika sendiri.” CHIPS adalah singkatan dari Creating Helpful Incentives to Produce Semiconductors.

Berdasarkan undang-undang tersebut, yang disahkan Kongres akhir bulan lalu, sebanyak USD 13,2 miliar akan dihabiskan untuk penelitian dan pengembangan semikonduktor serta pengembangan tenaga kerja, dan USD 500 juta untuk kegiatan rantai pasokan semikonduktor dan masalah lainnya. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Pelanggan McDonald's Kelak Bisa Pesan Makanan dan Minuman di Metaverse

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 05:02 WIB

Rafael Tan Rilis Ulang Lagu Hits Indie, Aku Sayang Kamu

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:02 WIB

Risty Ang Kolaborasi Bareng Giant Jay di Lagu Ramadan Hidup Tanpa Kata

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:33 WIB

Ribuan Penonton Jakarta Terpukau Aksi Panggung Bryan Adams di Jakarta

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:00 WIB

Daisy Hera Buka Panggung Main-Main di Cipete Vol 41 dengan Single Bayangmu

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:30 WIB

Kopikina Cikini Jadi Saksi Kelahiran Karya Baru Sisitipsi

Jumat, 30 Januari 2026 - 01:47 WIB

Rakit Creative Perkuat Komunitas Musik dengan Santai Sore

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:27 WIB

Lindee Cremona Ungkap Doa Tulus untuk Ayah di Single Senyum Papa

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:21 WIB

Joy Monkey Guncang Casatopia Cafe di Main-Main di Cipete Vol 40

Berita Terbaru

Penyanyi solo, Rafael Tan. (Foto: Istimewa)

Musik

Rafael Tan Rilis Ulang Lagu Hits Indie, Aku Sayang Kamu

Jumat, 6 Feb 2026 - 05:02 WIB

Aksi grup band Sisitipsi di gelaran South Side Vol. 6 di Kopikina Cikini. (Foto: Istimewa)

Musik

Kopikina Cikini Jadi Saksi Kelahiran Karya Baru Sisitipsi

Minggu, 1 Feb 2026 - 20:30 WIB