Berkshire Hathaway Cetak Kerugian Kuartal II Senilai USD 43,8 Miliar

- Editor

Senin, 8 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Investor ternama sekaligus pemilik Berkshire Hathaway, Warren Buffett. (Foto: Pelopor.id/Twitter)

Investor ternama sekaligus pemilik Berkshire Hathaway, Warren Buffett. (Foto: Pelopor.id/Twitter)

Pelopor.id | Jakarta – Berkshire Hathaway Inc, perusahaan milik miliarder Warren Buffett, mencetak kerugian senilai USD 43,8 miliar pada kedua tahun 2022. Hal itu salah satunya dipicu oleh penurunan harga saham di Amerika Serikat (AS). Rugi bersih kuartalan Berkshire itu sama dengan USD 29.754 per saham Kelas A.

“Meskipun kerugian bersih besar, hasil menunjukkan ketahanan Berkshire,” kata analis Edward Jones & Co James Shanahan, seperti dikutip dari Reuters.

Pada periode yang sama, Berkshire juga membukukan laba operasi hampir USD 9,3 miliar, yang salah satunya didorong oleh keuntungan dari reasuransi dan kereta api BNSF.

Hal itu mengimbangi kerugian baru di perusahaan asuransi mobil Geico, di mana kekurangan suku cadang dan harga kendaraan bekas yang lebih tinggi mendorong klaim kecelakaan.

Geico mengalami kerugian underwriting sebelum pajak sebesar USD 487 juta, dan menjadi kerugian kuartalan keempat secara berturut-turut.

Kerugian itu lebih dari diimbangi oleh keuntungan sebelum pajak sebesar USD 976 juta dalam reasuransi properti dan kecelakaan, dan lonjakan 56% dalam pendapatan investasi asuransi setelah pajak menjadi USD 1,91 miliar.

Di sisi lain, Berkshire juga memperlambat pembelian sahamnya, termasuk miliknya sendiri, meskipun masih memiliki uang tunai senilai USD 105,4 miliar yang dapat digunakan.

Investor mengamati Berkshire dengan cermat karena reputasi Buffett, dan karena hasil dari lusinan unit operasi konglomerat yang berbasis di Nebraska, Omaha, sering mencerminkan tren ekonomi yang lebih luas.

Sejumlah unit itu termasuk berpenghasilan tetap seperti perusahaan energi senama, beberapa perusahaan industri, dan merek konsumen yang sudah dikenal seperti Dairy Queen, Duracell, Fruit of the Loom dan See’s Candies.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Vodafone NZ Akan Lepas Ribuan Menara Seluler Pasifnya

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:51 WIB

Visiting Jakarta Dukung Remember Fest 2026 Promosikan Pariwisata Kreatif

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Billboard “Welcome To The” Muncul di Bundaran HI, Publik Kaitkan dengan Guns N’ Roses

Senin, 22 Juni 2026 - 00:55 WIB

Ini Lirik Lengkap Lagu Anakmu Slalu Cinta Milik Lindee Cremona

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:08 WIB

Kolaborasi Enerjik Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Lahirkan Dopamine (Bukan Haluuu)

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:16 WIB

Man Sinner Tampil di Pasar Seni Ancol untuk JAKALCER FEST 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:39 WIB

Anakmu Slalu Cinta Jadi Single Terbaru Lindee Cremona

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:07 WIB

Jakarta Indiesphere 2026: Melting Pot Kreativitas Indie Ibu Kota

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:49 WIB

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta

Berita Terbaru

Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 siap digelar. (Foto: Istimewa)

Nasional

Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2

Kamis, 25 Jun 2026 - 15:50 WIB

Tim sepakbola Aston Villa bakal bertanding melawan Indonesia Allstar pada Agustus 2026. (Foto: Istimewa)

Nasional

Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:59 WIB