Covid-19 Picu Penurunan Aktivitas Pabrik di Tiongkok

- Editor

Senin, 1 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pabrik Pengolahan Nikel. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Ilustrasi Pabrik Pengolahan Nikel. (Foto: Pelopor.id/Unsplash)

Pelopor.id | Jakarta – Aktivitas pabrik di Tiongkok kembali menurun drastis akibat peningkatan kasus Covid-19 pada Juli 2022. Data Biro Statistik Nasional (NBS) menunjukkan, indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur turun dari 50,2 pada Juni 2022 menjadi 49,0 pada Juli 2022.

Menurut Ahli Statistik Senior NBS Zhao Qinghe, angka itu adalah yang terendah dalam tiga bulan terakhir.

“Tingkat kemakmuran ekonomi di Tiongkok telah turun, fondasi untuk pemulihan masih membutuhkan konsolidasi,” kata Zhao seperti dikutip dari Reuters.

Zhao mengatakan bahwa penurunan berkelanjutan terjadi pada industri padat energi, seperti bensin, batu bara kokas, dan logam besi, sehingga berdampak besar pada penurunan PMI manufaktur di Juli 2022.

Bahkan, sub-indeks untuk output dan pesanan baru, masing-masing turun 3 poin dan sekitar 2 poin di bulan Juli. Sedangkan sub-indeks ketenagakerjaan ikut turun tipis 0,1 poin.

Ekonomi Tiongkok hampir tak bergerak pada kuartal kedua tahun ini di tengah lockdown yang meluas, dan para pemimpin negara baru-baru ini mengisyaratkan kebijakan ketat terhadap kasus Covid tetap menjadi prioritas utama.

Pemerintah Tiongkok bahkan sudah siap kehilangan target pertumbuhan PDB sekitar 5,5% untuk tahun ini. Hal itu berdasarkan laporan media milik pemerintah setelah pertemuan tingkat tinggi Partai Komunis yang berkuasa.

Keputusan Beijing tidak menyebutkan target telah meredam spekulasi bahwa pihak berwenang akan meluncurkan sejumlah langkah stimulus secara besar-besaran, seperti yang sering terjadi pada penurunan sebelumnya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Presiden AS Joe Biden Cabut Larangan Perjalanan dari Afsel

Berita Terkait

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street
Pesan Natal, Paus Fransiskus Minta Perang Rusia-Ukraina Diakhiri

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB