Parlemen Eropa Harus Dukung Demokrasi Taiwan

- Editor

Rabu, 20 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Parlemen Eropa Nicola Beer. (Foto: Pelopor.id/Twitter @nicolabeerfdp)

Wakil Presiden Parlemen Eropa Nicola Beer. (Foto: Pelopor.id/Twitter @nicolabeerfdp)

Pelopor.id | Jakarta – Eropa harus mendukung demokrasi Taiwan. Hal itu diutarakan oleh Wakil Presiden Parlemen Eropa Nicola Beer dalam kunjungannya ke pulau itu, merujuk invasi Rusia ke Ukraina dan tindakan keras Tiongkok di Hong Kong.

Beer mengatakan bahwa kini adalah saatnya untuk berdiri teguh di pihak Taiwan. Ia juga menyebut Eropa dan pulau itu sebagai bagian dari “keluarga demokrasi”.

“Mekarnya Taiwan juga mekar di Eropa. Kami tidak akan menutup mata atas ancaman Tiongkok terhadap Taiwan. Eropa terlambat untuk Hong Kong, kami tidak akan terlambat untuk Taiwan,” katanya seperti dikutip dari AFP.

“Tidak ada ruang untuk agresi Tiongkok di Taiwan yang demokratis. Untuk saat ini, kami menyaksikan perang di Eropa; kami tidak ingin menyaksikan perang di Asia,” lanjutnya.

23 juta orang Taiwan hidup di bawah ancaman invasi terus-menerus oleh Tiongkok yang otoriter, yang mengklaim pulau yang memiliki pemerintahan sendiri dan telah berjanji untuk merebutnya suatu hari nanti.

Serangan Rusia di Ukraina telah memperdalam ketakutan, baik di Taiwan maupun di antara sekutu utama Barat, bahwa Beijing mungkin melakukan hal yang sama di bawah pemerintahan Presiden Xi Jinping.

Kunjungan Beer kemungkinan akan membuat marah Tiongkok, yang menentang setiap pertukaran resmi antara Taiwan dan politisi asing. Namun ia mengatakan “kebutuhan politik” membawanya ke Taiwan dalam “kapasitas resminya”.

Tahun lalu, Tiongkok mengutuk kunjungan ke Taiwan oleh delegasi Parlemen Eropa yang dipimpin oleh MEP Prancis Raphael Glucksmann, seorang kritikus vokal Tiongkok yang termasuk di antara lima anggota parlemen yang dikenai sanksi oleh Beijing.

Beer, seorang pengacara dan anggota Partai Demokrat Bebas Jerman, dijadwalkan bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan pejabat tinggi lainnya selama kunjungan tiga harinya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Vladimir Putin Kembali Memangkas Pasokan Gas ke Jerman

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal
Biden Optimis Bisa Sepakat dengan Republik untuk Menaikkan Batas Utang
Ford Pangkas 1.300 Pekerjaan di Inggris
Tesla Babak Belur di Wall Street

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Billboard “Welcome To The” Muncul di Bundaran HI, Publik Kaitkan dengan Guns N’ Roses

Senin, 22 Juni 2026 - 00:55 WIB

Ini Lirik Lengkap Lagu Anakmu Slalu Cinta Milik Lindee Cremona

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:05 WIB

Duo Antonia Resmi Rilis Mini Album Suara Hati

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:08 WIB

Kolaborasi Enerjik Roni Joni, Rycko Ria, dan Naomi Ivo Lahirkan Dopamine (Bukan Haluuu)

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:39 WIB

Anakmu Slalu Cinta Jadi Single Terbaru Lindee Cremona

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:07 WIB

Jakarta Indiesphere 2026: Melting Pot Kreativitas Indie Ibu Kota

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:49 WIB

James F. Sundah Foundation Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:08 WIB

Konser Janji Suci 25 Tahun Yovie & Nuno Rayakan Seperempat Abad Berkarya

Berita Terbaru

Tim sepakbola Aston Villa bakal bertanding melawan Indonesia Allstar pada Agustus 2026. (Foto: Istimewa)

Nasional

Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:59 WIB

Grup musik, Duo Antonia. (Foto: Istimewa)

Musik

Duo Antonia Resmi Rilis Mini Album Suara Hati

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:05 WIB