Three Arrows Capital Gagal Bayar Pinjaman USD 670 Juta

- Editor

Rabu, 29 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang kripto. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Ilustrasi uang kripto. (Foto: Pelopor.id/Pixabay)

Jakarta | Three Arrows Capital (3AC), dana lindung nilai kripto terkemuka yang berbasis di Singapura, gagal membayar pinjaman senilai lebih dari USD 670 juta. Hal ini mendorong penurunan tajam harga Bitcoin menjadi di bawah USD 21.000.

Dana tersebut gagal membayar broker aset digital Voyager Digital setelah menerima pinjaman yang terdiri dari USD 350 juta dalam stablecoin USD, cryptocurrency yang dipatok terhadap dolar, dan 15.250 Bitcoin, senilai total sekitar USD 323 juta.

3AC berinvestasi dalam berbagai jenis aset digital, termasuk Bitcoin, Ethereum dan cryptocurrency Luna asli. Namun, pasar cryptocurrency saat ini turun secara signifikan. Kapitalisasi pasar kripto keseluruhan saat ini berfluktuasi sekitar USD 950 miliar, penurunan signifikan dari tertinggi sepanjang masa di USD 3 triliun pada November tahun lalu.

Investasi mereka di Luna juga akan mengakibatkan kerugian yang signifikan karena turun dari sekitar USD 80 di bulan Mei menjadi kurang dari satu sen.

Tak hanya itu, mengutip Bangkok Post, BlockFi juga dikatakan telah melikuidasi 3AC setelah gagal memenuhi margin call.

Ketika desas-desus tentang solvabilitas dan investasi perusahaan mulai berputar, kepala eksekutif 3AC Su Zhu mengunggah cuitan yang menyebutkan bahwa pihaknya sedang dalam proses berkomunikasi dengan pihak terkait dan berkomitmen penuh untuk menyelesaikannya.

Default 3AC memiliki dampak langsung pada pasar secara keseluruhan. Pada hari yang sama ketika Voyager Digital mengeluarkan pemberitahuan kepada 3AC, harga Bitcoin turun tajam dari USD 21.239 menjadi USD 20.716 pada 27 Juni.

Sebagai salah satu dana lindung nilai terbesar di sektor kripto, akan ada risiko sistemik lebih lanjut untuk semua pasar aset digital jika mereka tetap bangkrut. Menurut situs web dana tersebut, mereka telah meminjam dari banyak pemberi pinjaman cryptocurrency utama, termasuk BlockFi, Genesis, Nexo dan Celsius.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Tesla Catat Kerugian Investasi di Bitcoin US$ 101 Juta

Berita Terkait

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual
Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe
Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan
Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:03 WIB

Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:40 WIB

Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:58 WIB

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33 WIB

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:00 WIB

BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:58 WIB

Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang

Minggu, 28 April 2024 - 13:46 WIB

Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Minggu, 4 Juni 2023 - 18:03 WIB

Kecelakaan Kereta Mematikan di India Terkait Kegagalan Sistem Sinyal

Berita Terbaru

Komedian Zainal Abidin Zetta alias Diding Boneng. (Foto: Istimewa)

Nasional

Diding Boneng Meninggal Dunia, Ikon Warkop DKI Tutup Usia

Senin, 3 Agu 2026 - 19:00 WIB

Dokumentasi laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars. (Foto: Instagram/astonvilla)

Nasional

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:37 WIB