10 Tewas Akibat Ledakan Gas Beracun di Pelabuhan Aqaba Yorbania

- Editor

Selasa, 28 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan gas beracun di pelabuhan Aqaba Yordania. (Foto: Pelopor.id/Twitter)

Ledakan gas beracun di pelabuhan Aqaba Yordania. (Foto: Pelopor.id/Twitter)

Jakarta | Sebuah ledakan gas beracun menewaskan 10 orang dan melukai lebih dari 250 pada Senin, ketika awan gas kuning tiba-tiba menyelimuti pelabuhan Aqaba Yordania.

Rekaman di TV milik negara Al-Mamlaka menunjukkan sebuah silinder besar, disebut telah membawa sekitar 30 ton gas, jatuh dari derek di kapal yang ditambatkan, menyebabkan pelepasan awan gas yang hebat.

Kekuatan ledakan membuat sebuah truk terguling di tepi pelabuhan, sementara para pekerja pelabuhan terlihat berlari menyelamatkan diri.

Mengutip AFP, juru bicara pemerintah Faisal al-Shaboul mengatakan bahwa jumlah korban tewas bertambah menjadi 10 orang, setelah awalnya disebutkan lima korban tewas. Kemudian, juru bicara pertahanan sipil Amer al-Sartawy melaporkan bahwa 251 orang terluka.

Menurut sumber resmi Yordania, pantai selatan Aqaba dievakuasi setelah insiden tersebut. Para korban luka diangkut ke dua rumah sakit pemerintah, satu fasilitas swasta dan satu rumah sakit lapangan.

Media lokal menunjukkan anggota pasukan pertahanan sipil, beberapa mengenakan jas hazmat, serta petugas medis bergegas ke tempat kejadian dengan mengenakan masker.

Direktur kesehatan Aqaba Jamal Obeidat mengatakan bahwa rumah sakit penuh di daerah itu dan tidak dapat menerima lebih banyak kasus.

Dia juga meminta penduduk Aqaba untuk tinggal di rumah mereka dan menutup semua jendela sebagai tindakan pencegahan, menyatakan bahwa zat kimia itu sangat berbahaya, tanpa merinci apa itu.

“Pemerintah membentuk tim yang dipimpin oleh menteri dalam negeri untuk menyelidiki kecelakaan itu dan mengambil tindakan yang diperlukan,” kata al-Shaboul.

Pelabuhan Aqaba Yordania adalah satu-satunya terminal laut negara itu dan titik transit untuk sebagian besar impor dan ekspornya.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   PGN Bakal Bangun 240.000 Jaringan Gas di Jabodetabek dan Sekitarnya

Berita Terkait

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual
Ryan Gosling Perankan Karakter Ghost Rider Versi Marvel Cinematic Universe
Langgar Privasi, TikTok dan Apple Kena Denda di Korea Selatan
Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas
Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WIB

Gestone Villa & Resto Batu Karas Lestarikan Tradisi Hajat Laut Pangandaran

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Berita Terbaru

Dokumentasi laga Aston Villa Vs Indonesia All Stars. (Foto: Instagram/astonvilla)

Nasional

Skor 3-1 Akhiri Laga Aston Villa vs Indonesia All Stars

Minggu, 2 Agu 2026 - 01:37 WIB

Logo Organisasi sepak bola negara-negara Eropa UEFA. (Foto: Istimewa)

Internasional

Boikot FIFA, UEFA Nyatakan Piala Dunia Tidak untuk Dijual

Jumat, 31 Jul 2026 - 17:41 WIB