Audiensi Kerusuhan Capitol AS, Mike Pence Mungkin Bakal Dipanggil

- Editor

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakil Presiden AS Mike Pence. (Foto: Pelopor.id/Twitter @Mike_Pence)

Mantan Wakil Presiden AS Mike Pence. (Foto: Pelopor.id/Twitter @Mike_Pence)

Jakarta | Putaran baru dengar pendapat minggu ini oleh komite kongres yang menyelidiki kerusuhan Capitol AS 6 Januari 2021 menjanjikan drama lebih lanjut, dengan satu anggota mengatakan ada kemungkinan mantan wakil presiden AS Mike Pence akan dipanggil.

Dalam tiga dengar pendapat sebelumnya, serangkaian penasihat Trump diperlihatkan mengatakan bahwa mereka telah memperingatkannya tentang ilegalitas upaya untuk membatalkan kemenangan Demokrat Joe Biden dengan membujuk Pence untuk memblokir proses yang biasanya pro forma.

Salah satu anggota komite, Adam Schiff, mengatakan kepada CNN pada Minggu bahwa memanggil Pence adalah tentu saja sebuah kemungkinan. Dia juga menekankan bahwa pihaknya tidak mengecualikan siapa pun atau apa pun pada saat ini.

Pence menghadapi tekanan kuat dari Trump untuk memutuskan sejarah dan menolak pada 6 Januari untuk secara resmi menyatakan kemenangan Biden.

Namun bahkan setelah pendukung Trump dengan keras menyerbu gedung itu, dengan beberapa meneriakkan “Hang Mike Pence,” dia menolak untuk meninggalkan kompleks dan kembali ke ruang Senat larut malam untuk melaksanakan sertifikasi.

Komite, dalam dengar pendapat Selasa dan Kamis, juga akan mengeksplorasi bagaimana kampanye tekanan serupa yang ditujukan terhadap pejabat pemilihan negara bagian dan lokal membahayakan nyawa mereka.

Dalam panggilan telepon yang direkam, Trump yang terkenal menyebut menteri luar negeri Georgia Brad Raffensperger sebagai seorang Republikan, dan memintanya untuk “menemukan” suara yang cukup untuk membatalkan kemenangan Biden di negara bagian kunci Selatan itu.

Raffensperger, yang menolak untuk melakukannya, akan menjadi salah satu saksi komite minggu ini. Raffensperger adalah satu di antara sejumlah pejabat pemilu yang telah menerima ancaman pembunuhan anonim akibat menolak mengubah hasil suara yang mendukung Trump.

Anggota komite Adam Kinzinger, salah satu dari dua Partai Republik di komite, dan satu dari 10 yang memilih untuk menghukum Trump dalam persidangan pemakzulan keduanya, mengatakan pada Minggu bahwa dia telah menerima pesan ancaman beberapa hari yang lalu.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Biden Bakal Bebaskan Tarif Panel Surya dari 4 Negara Asia Tenggara

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
Tidar Canangkan Target Menangkan Pileg dan Pilpres 2029 di Kongres IV Bali
Temuan Potongan Tikus Picu Penarikan Roti Terkenal di Jepang
Alroji Saku John Jacob Astor Pecahkan Rekor Harga Artefak Titanic
Berdayakan Warga, Huadi Group Support Buka Puasa Bersama
Meski Dalam Kawasan Industri, Sholat Jumat dan Lima Waktu Betul-betul Hikmah
Sambut Bulan Suci Ramadan, Huadi Group Bantu Alat Kebersihan 14 Masjid di Papan Loe

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru