Enam Tren di Dunia Kerja Industri 4.0

- Editor

Selasa, 14 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Dunia Kerja industri 4.0 tak hanya menuntut kita untuk menjadi lebih cekatan dan adaptif, melainkan juga mengubah tatanan dan sistem yang sudah ada, termasuk lingkungan kerja. Banyak perusahaan yang harus memprioritaskan efisiensi, personalisasi, dan fleksibilitas ke dalam SOP mereka. Dari sekian banyak prioritas, berikut enam tren dunia kerja masa depan versi SAP:

1. Tenaga kerja hybrid
Situasi pandemi memaksa banyak tenaga kerja untuk berekspansi cepat dan mengimplementasikan sistem kerja hybrid. Tren ini kemudian mendorong banyak perusahaan untuk membentuk tim berbasis fungsi dan keterampilan tertentu agar penyelesaian pekerjaan pun tidak harus selalu terpusat di satu tempat.

2. Artificial intelligence (AI) di tempat kerja
Dengan melakukan otomatisasi terhadap tugas yang berulang, maka perusahaan dapat meminimalisir kesalahan dan waktu untuk menyelesaikannya. Karyawan pun akan lebih fokus pada pemecahan masalah dan tugas-tugas kreatif lainnya. Keberadaan teknologi AI memudahkan perusahaan untuk menganalisis dan menafsirkan Big Data sambil memberikan analisa lain yang akurat.

3. Inklusivitas dan keberagaman pekerja
Penciptaan lingkungan kerja yang inklusif dan beragam telah terbukti berhasil meningkatkan tingkat produktivitas inovasi, kesuksesan dan tingkat kepuasan karyawan secara umum. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh McKinsey, perusahaan AS dengan tingkat keberagaman latar belakang pekerja terbanyak terbukti 36% lebih unggul dari pesaing mereka.

Baca Juga :   Menko Airlangga: Hadapi era Industri 4.0, Insinyur Teknik Industri Harus Beradaptasi

Managing Director SAP Indonesia Andreas Diantoro mengatakan, untuk dapat menarik dan mempertahankan karyawan yang produktif dan kompeten, perusahaan juga perlu menghargai dan mendukung usaha karyawannya. Pemberdayaan teknologi dan solusi termutakhir dapat membantu mereka untuk bekerja dengan lebih efisien dan percaya diri.

“Banyak perusahaan yang sudah mengadaptasi ‘tren kerja masa depan,’ yang menggunakan ide-ide inovatif dan pemanfaatan solusi-solusi yang dapat mentransformasi lingkungan kerja, tenaga kerja, dan kualitas pekerjaan itu sendiri,” tuturnya berdasarkan keterangan tertulis yang dikutip Selasa, (14/06/2022).

4. Angkatan kerja multi generasi
Hingga saat ini, tren dan budaya kerja yang diterapkan merupakan lingkungan yang diciptakan oleh generasi baby boomer. Ke depannya, semakin banyak perusahaan yang akan melihat percampuran generasi angkatan kerja.

Baca Juga :   Program Penangkapan Ikan Terukur KKP Diminati Investor

Heterogenitas inilah yang kemudian akan menciptakan berbagai tren yang mengharuskan perusahaan untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhan yang berbeda jauh antar generasi. Fenomena ini juga akan mendorong pergerakan yang lebih cepat dalam angkatan kerja.

Untuk itu, perusahaan harus memberikan kesempatan bagi karyawan mereka untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan pribadi serta merencanakan karir dengan baik. Kini, banyak teknologi HR modern dan AI yang dapat mendukung program pengembangan pribadi yang juga dapat memetakan kebutuhan dari masing-masing angkatan kerja.

5. Pelatihan dan peningkatan skill pekerja
Implementasi AI dan teknologi digital teraktual membutuhkan pelatihan khusus. Maka dari itu, perusahaan perlu mengadakan pelatihan rutin yang dapat meningkatkan kemampuan karyawan mereka untuk menggunakan teknologi tersebut.

Penggunaan AI dan teknologi baru ini juga kemudian akan membuka pintu bagi berbagai macam inovasi di tempat kerja kelak. Misalnya, memanfaatkan bot untuk membentuk lingkungan kerja yang imersif dan personal sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan setiap penggunanya.

6. Mengedepankan kesejahteraan dan keterlibatan karyawan
Sebuah survei di tahun 2020 yang dilakukan terhadap 17.000 karyawan yang tersebar di 20 industri berbeda menunjukkan bahwa meningkatkan keterlibatan karyawan di tempat kerja merupakan faktor terpenting untuk dapat membangun sebuah bisnis yang kokoh dan berperforma tinggi. []

Baca Juga :   AS Bersumpah Gerakkan 'Langit dan Bumi' untuk Perkuat Ukraina

INAYA UMPAN PANCING

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026
Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Bank Jakarta Raih Indonesia 50 Best CEO Awards & Indonesia Best COO Awards 2026
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Dorong Peran BUMD DKI Sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan BUMD Leaders Forum
Danamart Luncurkan Blended Finance Pertama di Indonesia, Buka Akses Investasi ESG
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:08 WIB

Perpaduan Etnik, Folk, dan Elektronik, Album Jejak Milik MIRZATAMI Resmi Dirilis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Berita Terbaru

ILustrasi Sepak Bola. (Foto: Istimewa)

Internasional

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City

Jumat, 12 Jun 2026 - 16:33 WIB