Singapura Beralih ke Robot Setelah Kesulitan Cari Pekerja Selama Pandemi

- Editor

Selasa, 31 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spot, robot berkaki empat buatan Boston Dynamics. (Foto: Pelopor.id/Twitter @BostonDynamics)

Spot, robot berkaki empat buatan Boston Dynamics. (Foto: Pelopor.id/Twitter @BostonDynamics)

Jakarta | Bisnis di Singapura kini makin beralih ke penempatan robot untuk membantu melakukan berbagai tugas, mulai dari survei lokasi konstruksi hingga pemindaian rak buku perpustakaan. Sebelumnya, banyak perusahaan berjuang mencari staf selama pandemi.

Sejak lama Singapura bergantung pada pekerja asing, namun menurut Kementerian Tenaga Kerja, jumlah pekerja asing telah turun 235.700 antara Desember 2019 dan September 2021.

Di lokasi konstruksi Singapura, robot berkaki empat yang disebut “Spot” buatan perusahaan Amerika Serikat (AS) Boston Dynamics, memindai bagian lumpur dan kerikil untuk memeriksa kemajuan pekerjaan, dengan data diumpankan kembali ke ruang kendali perusahaan konstruksi Gammon.

Sedangkan, Perpustakaan Nasional Singapura telah memperkenalkan dua robot pembaca rak yang dapat memindai label pada 100.000 buku, atau sekitar 30% dari koleksinya per hari.

“Staf tidak perlu membaca nomor telepon satu per satu di rak, dan ini mengurangi aspek rutin dan padat karya,” kata asisten direktur di Dewan Perpustakaan Nasional Lee Yee Fuang seperti dikutip dari Reuters.

Tak hanya itu, robot juga ditempatkan di lebih dari 30 stasiun metro, antara lain difungsikan untuk membuat kopi bagi penumpang.

Laporan Federasi Robotika Internasional tahun 2021 menunjukkan, Singapura memiliki 605 robot yang dipasang per 10.000 karyawan di industri manufaktur, jumlah tertinggi kedua secara global, setelah 932 robot di Korea Selatan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Percepat UMKM Naik Kelas, KemenKopUKM Gandeng UI

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:55 WIB

Psy dan P Nation Minta Maaf atas Kasus Obat Psikotropika

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Senin, 18 Mei 2026 - 01:41 WIB

Lirik Lagu Lindee Cremona – Bukan Akhir Cerita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB