Pariwisata RI Naik 12 Level, Taufan Rahmadi: Masih Ada PR yang Perlu Dibenahi

- Editor

Selasa, 31 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi (tengah). (Foto: Pelopor.id/Fb TR)

Pengamat Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi (tengah). (Foto: Pelopor.id/Fb TR)

Jakarta – Peringkat pariwisata Indonesia naik tajam menjadi ranking 32 dunia. Tak tanggung-tanggung, kenaikannya mencapi 12 tingkat dari pemeringkatan sebelumnya.

“Ini menandakan pembenahan yang kita lakukan berhasil,” kata Taufan Rahmadi, National Tourism Strategist.

Data ini dirilis world economic forum dengan berbagai variabel sebagai bahan penilaian. Travel Tourism Development Index (TTDI) Indonesia sebelumnya adalah 44.

“Bayangkan, naik 12 level, berarti kita sudah membuat pembenahan yang luar biasa,” katanya.

Makin membanggakan, di kawasan Asia Tenggara, Indonesia melampaui Thailand yang kerap disebut surga pelancong. Termasuk Malaysia yang terus mengiklankan diri sebagai Asia yang sesungguhnya.

”Secara sederhana, data ini menunjukkan kalau orang disuruh memilih wisata ke mana antara Thailand, Malaysia, dan Indonesia, maka pilihan pertamanya Indonesia,” sambung ketua Dewan Pengawas IHSA tersebut.

Di Asia Tenggara, Indonesia hanya kalah dari Singapura. Sedangkan di Asia Pasifik, Indonesia menempati ranking delapan.

“Kita harus pelajari indikator penilaiannya, kemudian kita perbaiki apa-apa yang masih kurang,” saran Taufan.

Dia percaya Indonesia bisa belajar dan berbenah cepat tahun ini. Ajang dunia semisal MotoGP adalah lahan untuk terus memperbaiki kekurangan.

“Dari pagelaran besar seperti ini kita bisa lihat apa yang kurang untuk dibenahi,” imbuh pria berkaca mata itu.

Ajang lain yang pas untuk mengukur dunia pariwisata negeri ini adalah ajang balap mobil listrik di Jakarta, kemudian G-20 di Bali, dan WSBK di Lombok.

“Selain itu, seluruh destinasi super prioritas seperti Bali hingga Komodo pasti terus belajar dan berbenah menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.

Secara khusus dia menyebut ada sejumlah PR yang perlu dibenahi. Mulai dari kualitas SDM, hingga infrastruktur bandara, pelabuhan, dan jalan yang memudahkan pelancong.

Taufan Rahmadi
Pengamat sekaligus Ahli Strategi Pariwisata Nasional Taufan Rahmadi. (Foto:Pelopor.id/Fb TR)

“Dalam indikator penilaian juga diukur keamanan, lingkungan bisnis, kebersihan, hingga infrastruktur penunjang lain,” jabarnya.

Poin plus Indonesia katanya, terletak pada cultural resouces, natural resorces, hingga harga yang bersaing.

“Jadi kita ada kelebihan yang harus dipertahankan, ada juga kekurangan yang perlu dibenahi,” sarannya.

Baca Juga :   Astindo: Terima Kasih Pemerintah Sudah Membangun Sirkuit Mandalika

Taufan mengingatkan, ranking 32 ini bukanlah sekadar data statistik di atas kertas. Ini juga menunjukkan kondisi pemulihan ekonomi negara kita. Disaat semua negara berjibaku dengan pandemi, Indonesia sukses naik 12 level.

“Artinya kita bisa menjaga perputaran uang di dunia pariwisata, memastikan lapangan kerja tersedia, dan dengannya banyak rakyat tercukupi kebutuhannya,” pungkasnya.

“Pariwisata ini bicara income, pemasukan untuk negara dan masyarakat. Pariwisata bangkit, negara kuat,” sambungnya. [Firman/Melani]

Baca Juga :   Sandiaga Uno Gerak Cepat Garap Potensi Danau Toba
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth Diduga Terobos Jalur Transjakarta dan Maki Polisi
Jakarta International Pet Show 2026 Siap Hadir di NICE PIK 2
Aston Villa Siap Panaskan GBK Lawan Indonesia All Stars
Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Resmi Dibuka di Kebon Jeruk, Jakarta
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI
Bank Jakarta Kembali Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta
Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Aksi Kolektif Wartawan Musik di KLBB Festival Bagikan Takjil di Program Dari Media Untuk Semua

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Bank Jakarta Terapkan eForm di KCP Kebayoran Park, Permudah Transaksi Nasabah di Kantor Cabang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:32 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:31 WIB

Direktur Utama Bank Jakarta: Optimalisasi Keamanan Siber Jadi Fokus Strategi Pengembangan

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

Bank Jakarta dan BEI Kompak Dorong Transformasi dan Kualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 01:17 WIB

Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan pada 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:34 WIB

Gandeng BliBli, Bank Jakarta Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:34 WIB

Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:28 WIB

Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta

Berita Terbaru

Momen aktor laga Tom Cruise berpidato di Seremonial Penutupan Piala Dunia 2026. (Foto: Istimewa)

Internasional

Bicara Persatuan di Piala Dunia 2026, Tom Cruise Tuai Kritik Pedas

Senin, 20 Jul 2026 - 17:58 WIB