Jakarta | Minor Hotels yang berbasis di Thailand berencana membuka hotel baru di Arab Saudi, yaitu Anantara Hotel, setelah mencapai kesepakatan dengan Diriyah Gate Development Authority (DGDA).
Ketua dan pendiri Minor International William Heinecke, perusahaan induk dari Minor Hotels, mengatakan hotel itu akan menjadi bagian dari Diriyah Gate, sebuah proyek besar dalam skala dan kemewahan yang berfokus pada penduduk lokal dan turis internasional.
Melansir Bangkok Post, Minor Hotels saat ini telah memiliki 529 hotel dan resor di 56 negara di Asia-Pasifik, Timur Tengah, Eropa, Amerika, Afrika dan Samudra Hindia.
Sedangkan Anantara Hotels memiliki portofolio 10 hotel di Timur Tengah, termasuk Anantara Qasr Al Sarab Desert Resort di Gurun Liwa di Uni Emirat Arab, Anantara Al Jabal Al Akhdar Resort di Oman, dan Anantara Banana Island Resort Doha di Qatar.
Group Chief Executive DGDA Jerry Inzerillo mengatakan, kehadiran Anantara akan menjadi bagian dari koleksi hotel mewah kelas dunia milik Diriyah di jantung tempat kelahiran budaya Arab Saudi.
Diriyah diatur untuk menjadi pusat bersejarah Arab Saudi dan akan menampilkan lebih dari 300 tahun sejarah negara itu melalui budaya, warisan, keramahan, pendidikan, pengalaman berbelanja dan bersantap bagi penduduk, turis, dan pengunjung yang sering berkunjung.
Terletak tepat di luar ibu kota Saudi, Riyadh, DGDA sedang bersiap menggunakan lebih dari 11 kilometer persegi Diriyah untuk mengembangkan pengembangan budaya dan gaya hidup terbesar di dunia. Proyek tersebut akan mencakup 38 merek hotel, lebih dari 100 restoran, dan lebih dari 400 merek ritel mewah dan souk atau pasar bergaya Arab.[]












