Saudi Aramco Berhasil Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia

- Editor

Kamis, 12 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja di salah satu fasilitas Saudi Aramco. (Foto: Pelopor.id/aramco.com)

Pekerja di salah satu fasilitas Saudi Aramco. (Foto: Pelopor.id/aramco.com)

Jakarta | Saudi Aramco berhasil menggeser Apple sebagai perusahaan paling berharga di dunia, akibat lonjakan harga minyak mendorong kemerosotan saham teknologi.

Perusahaan minyak dan gas alam nasional Arab Saudi, yang disebut-sebut sebagai penghasil minyak terbesar di dunia, bernilai USD 2,42 triliun berdasarkan harga sahamnya pada penutupan pasar hari perdagangan Rabu (11/05/2022) waktu setempat.

Sedangkan Apple bernilai USD 2,37 triliun, setelah harga sahamnya terus menurun selama  sebulan terakhir, meski Apple melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan dalam tiga bulan pertama tahun ini, di tengah menguatnya permintaan konsumen.

Melansir AFP, raksasa minyak Saudi Aramco baru-baru ini melaporkan lonjakan laba bersih 124 persen untuk tahun lalu, beberapa jam setelah pemberontak Yaman menyerang fasilitasnya yang menyebabkan penurunan “sementara” dalam produksi.

Ketika ekonomi dunia mulai pulih dari pandemi Covid-19, laba bersih Aramco pada 2021 meningkat 124 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi USD 110 miliar.

Kerajaan Saudi, salah satu pengekspor minyak mentah utama dunia, telah berada di bawah tekanan untuk meningkatkan produksi, lantaran invasi Rusia ke Ukraina dan sanksi berikutnya terhadap Moskow telah mengguncang pasar energi global.

Presiden dan CEO Aramco Amin Nasser memperingatkan bahwa prospek perusahaan tetap tidak pasti, sebagian akibat faktor geopolitik.

“Kami terus membuat kemajuan dalam meningkatkan kapasitas produksi minyak mentah kami, melaksanakan program ekspansi gas kami dan meningkatkan kapasitas cairan ke bahan kimia kami,” kata Nasser. []

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Ukraina dan Rusia Saling Tuduh Serangan Pembangkit Nuklir

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 02:55 WIB

Angkat Tema Kehilangan, Dewi Hani Jayanti Rilis Single Karena Kucinta Dia

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:38 WIB

Grup Band Paman Rilis Pelita, Lagu Penuh Harapan dan Refleksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:59 WIB

Vitalia dan Agnes Arabella Bawa Nuansa Emosional di Program Musik Main-Main di Cipete Vol. 37

Minggu, 30 November 2025 - 18:48 WIB

Alf Tatale Gandeng Natasha Ryder untuk Video Musik Single Sesaat

Minggu, 30 November 2025 - 17:53 WIB

Siements hingga Party at Eden Guncang Tease Club Lewat Distorsi Gegap Gempita

Jumat, 28 November 2025 - 01:46 WIB

Annisa Dalimunthe dan Posan Tobing Hadirkan Lagu Anak Berjudul Anugerah Terindah

Jumat, 28 November 2025 - 01:10 WIB

Lemon Vanilla Ice & Your Raincoat Jadi Modal Awal Batavian Roulette

Kamis, 27 November 2025 - 00:09 WIB

Black Horses dan KILMS Siap Panaskan Distorsi Gegap Gempita 2025

Berita Terbaru