Patung Freddie Mercury Berdiri di Jeju Korea Selatan

- Editor

Selasa, 26 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patung Freddie Mercury di Montreux, Swiss. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/ykaiavu)

Patung Freddie Mercury di Montreux, Swiss. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/ykaiavu)

Jakarta | Seorang penggemar berat band Queen meluncurkan patung perunggu seukuran Freddie Mercury di pulau resor Jeju, Korea Selatan, setelah pencarian delapan tahun untuk menghormati mendiang idolanya.

Baek Soon-yeob yang merupakan pengusaha di Jeju dan penggemar berat Queen, biasa mendengarkan rekaman bajakan Freddie Mercury, yang meninggal akibat komplikasi terkait AIDS pada tahun 1991.

Musik band rock Inggris Queen memang sempat dilarang di Korea Selatan pada 1970-an oleh rezim diktator militer Park Chung-hee, yang menganggapnya tidak cocok di era ketika pria juga dilarang menumbuhkan rambut mereka.

“Lagu-lagu Mercury membuat saya terus maju, meskipun banyak rintangan di sepanjang jalan,” kata Baek seperti dilansir dari AFP.

Sejak 2014, Baek mengirimkan email ke perusahaan Queen setiap bulan untuk meminta persetujuan hak mendirikan patung Mercury. Namun dia tidak mendapat balasan selama tujuh tahun.

Pada awal 2020, akhirnya Baek menerima tanggapan menjelang konser pertama Queen di Korea Selatan. Konser itu adalah hasil sambutan hangat dari penggemar Queen di Korea Selatan, setelah hampir 10 juta orang menonton film biografi pemenang Oscar 2018 Bohemian Rhapsody yang dibintangi Rami Malek.

Setelah menerima persetujuan pada tahun 2020, Baek menghabiskan 50 juta won untuk membuat patung Freddie Mercury setinggi 177 cm yang mengepalkan tangannya, yang akhirnya diresmikan pada Kamis pekan lalu di pantai Jeju.

Ini adalah patung kedua mendiang penyanyi yang disetujui oleh label Queen, setelah yang pertama di Montreux, Swiss, tempat Mercury tinggal dan merekam album Queen.

Terlepas dari popularitas Queen di Korea Selatan, Baek menghadapi protes atas proyeknya, dengan beberapa orang mengeluh tentang dia mendirikan patung homoseksual. Baek sendiri menyatakan berharap patung itu akan membantu membuat mereka yang kritis terhadap minoritas seksual mempertimbangkan kembali persepsi mereka.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Korea Selatan Bakal Luncurkan Megacity Kedua Setelah Seoul

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 02:55 WIB

Angkat Tema Kehilangan, Dewi Hani Jayanti Rilis Single Karena Kucinta Dia

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:38 WIB

Grup Band Paman Rilis Pelita, Lagu Penuh Harapan dan Refleksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:59 WIB

Vitalia dan Agnes Arabella Bawa Nuansa Emosional di Program Musik Main-Main di Cipete Vol. 37

Minggu, 30 November 2025 - 18:48 WIB

Alf Tatale Gandeng Natasha Ryder untuk Video Musik Single Sesaat

Minggu, 30 November 2025 - 17:53 WIB

Siements hingga Party at Eden Guncang Tease Club Lewat Distorsi Gegap Gempita

Jumat, 28 November 2025 - 01:46 WIB

Annisa Dalimunthe dan Posan Tobing Hadirkan Lagu Anak Berjudul Anugerah Terindah

Jumat, 28 November 2025 - 01:10 WIB

Lemon Vanilla Ice & Your Raincoat Jadi Modal Awal Batavian Roulette

Kamis, 27 November 2025 - 00:09 WIB

Black Horses dan KILMS Siap Panaskan Distorsi Gegap Gempita 2025

Berita Terbaru