Thailand Bakal Tingkatkan Pembayaran Pensiun Bulanan

- Editor

Senin, 25 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/stevepb)

Ilustrasi uang. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/stevepb)

Jakarta | Pemerintah Thailand ingin meningkatkan pembayaran pensiun bulanan untuk pekerja lepas yang menjadi anggota Dana Tabungan Nasional atau the National Savings Fund (NSF) menjadi 10.000 baht atau sekitar Rp 4,2 juta, untuk mendorong mereka menjadi anggota NSF.

Untuk mewujudkannya, Menteri Keuangan Thailand Arkhom Termpittayapaisith mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan untuk meningkatkan kontribusi pemerintah terhadap dana tersebut menjadi 1.500-1.800 baht per orang per tahun, naik dari saat ini maksimum 1.200 baht per tahun.

Melansir Bangkok Post, Sekretaris Jenderal NSF Charuluck Ruangsuwan mengatakan, NSF mengusulkan kepada pembuat kebijakan peningkatan plafon tabungan untuk anggota menjadi 30.000 baht per tahun, dari saat ini yang sebesar 13.200 baht. Ia juga mengusulkan pemerintah menaikkan kontribusinya menjadi 1.800 baht per tahun.

Menurut Charuluck, jika anggota dapat menabung hingga 30.000 baht per tahun antara usia 18 dan 60 tahun, mereka akan memiliki total tabungan 1,5 juta baht dan akan menerima pembayaran pensiun 7.500 baht per bulan.

NSF juga mengusulkan untuk mengizinkan keanggotaan sejak lahir atau usia 7 tahun, dibanding persyaratan saat ini bahwa iuran dimulai pada usia 18 tahun. Ini akan memberi anggota lebih banyak waktu untuk mengumpulkan tabungan.

Saat ini, NSF telah menghimpun dana senilai 10 miliar baht dan memiliki 2,47 juta anggota, yang 60.000 di antaranya mendaftar tahun lalu. NSF mewajibkan anggota berkontribusi minimal 50 baht per pembayaran dan mereka tidak harus berkontribusi dalam jumlah yang sama setiap bulan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Korsel dan AS Balas Rudal Korut dengan Pesawat Tempur

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:09 WIB

Unit Skatepunk, Man Sinner Getarkan Kopi Wangsa Bogor di Buitenstage

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:10 WIB

Tanah Air Project Hadirkan Pesan Toleransi di Festival Gospel Gifest 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:25 WIB

Man Sinner Tutup Swag Event Episode 130 dengan Energi Penuh

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:46 WIB

Ifan Seventeen Sentuh Hati Pendengar Lewat Single Jangan Paksa Rindu (Beda)

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:26 WIB

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:49 WIB

Man Sinner Gunakan Visual Banjir dan Eksploitasi Hutan di Video Klip Single Bumi Menangis (Unplugged)

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:47 WIB

Yure Andini Tawarkan Warna Musik Keroncong Modern Lewat Single Ya Kamu

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:46 WIB

Konflik Royalti Musik Rp 14 Miliar, LMKN Dilaporkan ke KPK

Berita Terbaru

Dokumentasi Boleh Gig edisi 7 Januari 2026. (Foto: Istimewa)

Musik

Musafat Tutup Boleh Gig 2026 dengan Single Tersenyumlah

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:26 WIB