Otoritas Listrik Thailand Siapkan Belanja Modal Rp 107 Triliun

- Editor

Sabtu, 23 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi listrik. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Nikiko)

Ilustrasi listrik. (Foto: Pelopor.id/Pixabay/Nikiko)

Jakarta | Otoritas Listrik Provinsi atau The Provincial Electricity Authority (PEA), cabang distribusi tenaga negara, berencana mengalokasikan belanja modal senilai 253 miliar baht (Rp 107,8 triliun) selama 10 tahun ke depan.

Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai proyek, mulai dari meteran pintar hingga kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk membantu pemerintah mencapai target netralitas karbonnya pada 2050.

Proyek PEA mencakup respons permintaan dan sistem manajemen energi (44 miliar baht), proyek jaringan mikro dan prosumer (20,6 miliar baht), sistem penyimpanan energi (103 miliar baht), infrastruktur pengisian EV (2,8 miliar baht) dan modernisasi jaringan ( 82,5 miliar baht).

Melansir Bangkok Post, Sabtu (23/04/2022), Gubernur PEA Supachai Ek-Un mengatakan, tahap pertama anggaran senilai 8 miliar baht telah disetujui oleh Kantor Dewan Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional.

Dana tersebut dialokasikan untuk respon permintaan dan proyek sistem manajemen energi yang memasang meteran pintar di Kota Pattaya, untuk membantu rumah tangga mengelola konsumsi listrik dan mengurangi tagihan listrik dengan lebih baik. PEA telah memasang hingga 100.000 meter dan berencana menambah 50.000 meter tahun depan.

Kemudian, PEA berencana mendorong proyek EV dengan membaginya menjadi dua fase. Pertama adalah perluasan jaringan fasilitas pengisian EV secara nasional, kemudian kedua adalah manajemen lalu lintas untuk EV yang menggunakan infrastrukturnya.

PEA optimistis industri EV di Thailand akan tumbuh pesat, salah satunya dipicu oleh melonjaknya harga minyak.

Proyek utama lainnya yang didukung oleh anggaran belanja modal 10 tahun termasuk pengembangan sistem penyimpanan energi untuk mengatasi keluaran listrik yang terputus-putus dari sumber terbarukan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Realme 8i Disokong Helio G96, Layar 120Hz Harga di Bawah Rp 3 Juta

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:22 WIB

Westlife Bakal Konser di GBK, Rayakan HUT ke-25 Bareng Fans Jakarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51 WIB

Komposer Andal Indonesia, James F. Sundah Meninggal Dunia

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:41 WIB

Sheila on 7 Persembahkan Lagu Sederhana untuk Sheilagank

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

Raih 8 Platinum Awards, Ade Govinda Ungkap Rasa Syukur

Berita Terbaru