Lockheed Martin Kebanjiran Pesanan Sistem Pertahanan Rudal

- Editor

Kamis, 21 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lockheed Martin Kebanjiran Pesanan Sistem Pertahanan Rudal. (Foto: Pelopor.id/Twitter @LockheedMartin)

Lockheed Martin Kebanjiran Pesanan Sistem Pertahanan Rudal. (Foto: Pelopor.id/Twitter @LockheedMartin)

Jakarta | Produsen senjata asal Amerika Serikat (AS), Lockheed Martin kebanjiran pesanan sistem pertahanan rudal sejak perang Rusia-Ukraina dimulai 24 Februari 2022.

Chief Executive Officer (CEO) Lockheed Martin Jim Taiclet mengatakan bahwa pihaknya kini menerima banyak permintaan untuk Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan Patriot Advanced Capability (PAC-3).

“Kami mendapat sinyal permintaan untuk THAAD dan PAC-3 dari seluruh dunia. Pemerintah dunia kini berpikir bahwa memiliki kapasitas pertahanan rudal yang efektif di negara masing-masing adalah sesuatu yang bermanfaat,” kata Taiclet yang dikutip dari Reuters.

Meski demikian, laporan keuangan perusahaan yang terbaru justru menunjukkan penurunan pendapatan, seiring merosotnya laba kuartalan. Hal itu salah satunya dipicu oleh buruknya kondisi rantai pasokan akibat pandemi yang diperparah oleh tekanan inflasi.

Lockheed Martin menyebutkan, laba bersihnya pada kuartal pertama yang berakhir 27 Maret 2022 tercatat mencapai USD 1,73 miliar, turun 6% dari periode yang sama tahun lalu.

Pada kuartal itu, Lockheed juga telah mengabaikan usulan akuisisi produsen mesin roket Aerojet Rocketdyne Holdings Inc senilai USD 4,4 miliar, setelah regulator antimonopoli menuntut untuk memblokir kesepakatan tersebut.

Namun, perusahaan tersebut tetap optimistis dengan prospek pendapatan setahun penuh sekitar USD 66 miliar, sejalan dengan prediksi sejumlah analis.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Kasus Baru Omicron Tambah 11 Orang, Terbanyak dari Turki

Berita Terkait

Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace
Weak Hero Class 2 : Si Penyendiri Mulai Punya Teman

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Senin, 25 Mei 2026 - 18:01 WIB

Lindee Cremona dan Kawizz Sajikan Single Hiphop Ringan Malas Tapi Terpaksa

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:13 WIB

Single TÔ Fora Satukan Eksplorasi Kreatif Nyxx, Tokio, dan Iqua

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:32 WIB

Merchandise Kolaborasi Hello Kitty x Jisoo BLACKPINK Hadir di Jakarta

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:52 WIB

Rahasia Intelijen Hadirkan Kritik Tajam di Lagu Suci Tanah Pembantaian

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:22 WIB

Lindee Cremona Rilis Lagu dan Video Klip Bukan Akhir Cerita

Senin, 11 Mei 2026 - 17:03 WIB

Java Jazz Festival 2026 Hadirkan Shuttle Gratis ke Venue di NICE PIK 2

Berita Terbaru

Musisi Gabriella Miranda alias gabsav. (Foto: Istimewa)

Musik

gabsav Bawa Nuansa Playful dan Berani di Single tangled

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:45 WIB

Grup duo elektronik, DNA bersama PARKZ. (Foto: Istimewa)

Musik

DNA Gandeng PARKZ, Rilis PAIN dengan Nuansa Cross-Genre

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:32 WIB