AS Hapus Aturan Wajib Masker di Transportasi Massal

- Editor

Kamis, 21 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kabin pesawat, (Foto: Pelopor.id/Pixabay/StockSnap)

Ilustrasi kabin pesawat, (Foto: Pelopor.id/Pixabay/StockSnap)

Jakarta | Maskapai penerbangan Eropa tengah mempertimbangkan persyaratan masker mereka pada penerbangan ke Amerika Serikat (AS), setelah seorang hakim federal menghapus mandat masker Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centers for Disease Control and Prevention’s (CDC) pada transportasi massal, termasuk di dalam pesawat.

Keputusan yang diambil pada awal pekan ini telah membuat maskapai AS, termasuk Delta Air Lines dan United Airlines, membatalkan persyaratan penggunaan masker pada penerbangan domestik, dan pada penerbangan internasional di mana peraturan lokal tidak mengharuskan penumpang untuk memakainya.

Keputusan itu mengejutkan maskapai penerbangan dan sebaliknya membuat penumpang senang dan frustrasi. Hal ini juga telah membagi operator Eropa mengenai apa yang harus mereka butuhkan pada penerbangan trans-Atlantik.

Melansir The Wall Street Journal, juru bicara Air France dan Deutsche Lufthansa mengatakan, masker masih diperlukan di semua penerbangan mereka, sesuai dengan peraturan Prancis dan Jerman.

British Airways dan maskapai Belanda KLM, yang beroperasi dalam kemitraan bersama Air France, mengatakan kepada pelanggan bahwa persyaratan untuk mengenakan masker di dalam pesawat bergantung pada pembatasan di tujuan kedatangan.

KLM mengatakan kepada penumpang bahwa pihaknya masih sangat menyarankan semua penumpang untuk memakai masker di pesawat. Sedangkan Virgin Atlantic Airways mengatakan bahwa masker akan menjadi pilihan pribadi bagi pelanggan yang berlaku segera di semua rute antara Inggris dan AS.

Maskapai meminta pelanggan untuk menghormati preferensi masker sesama penumpang. Banyak negara Eropa telah membatalkan persyaratan masker.

Inggris adalah salah satu negara pertama secara global yang membatalkan semua aturan perjalanan Covid-19, termasuk mewajibkan penggunaan penutup wajah di pesawat dan di terminal bandara.

Swedia juga telah mencabut pembatasan perjalanan Covid-19. Maskapai Skandinavia SAS telah mengirim pesan singkat kepada penumpang yang mengingatkan mereka bahwa masker tidak lagi diperlukan di sebagian besar penerbangan.[]

Facebook Comments Box
Baca Juga :   Startup EV Canoo Hampir Bangkrut Tertekan Persaingan Ketat

Berita Terkait

Shakira dan Burna Boy Hidupkan Semangat Global di Mexico City
Said Didu Ungkap Bahaya Praktik Ekonomi Rakus ‘Serakahnomics’
BRAVE 2025 Siap Guncang Bintan dengan Rave Party Bertema Bioluminescence
WhatsApp, Google Maps dan X Bisa Digunakan Tanpa Internet
PGN Salurkan Gas Alam ke Cluster Mandar Bintaro
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tanah yang Dikuasai Perusahaan Skala Besar
BNN Identifikasi dan Musnahkan 2 Ladang Ganja
Kebut Jargas Bintaro, PGN Aliri Gas Kebayoran Villas dan Terrace

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:41 WIB

Hadirkan King Nassar, PRSU 2026 Gabungkan Musik, Budaya, dan Identitas Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:53 WIB

Keyboardis Hengkang, Band Indie Jalesdeva Rilis Pengumuman

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:54 WIB

Porosatas Buka Babak Baru Lewat No Love! (Alternate Version) Bareng Yuke Sampurna

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:44 WIB

Kohi Sekai Hadirkan Semangat Bangkit dan Bertahan di Album Future

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:36 WIB

INDAHKUS Makin Cegil di Single Baru Bertajuk Bentar Lagi Sayang

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:41 WIB

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Proyek Solo Kantusfirmus Lewat Bintang Magnolia

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:47 WIB

Project Pop Bakal Rayakan 30 Tahun dengan Konser di Tennis Indoor Senayan, Jakarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Unit Skatepunk Man Sinner Lepas Single Kembali, Representasi Aksi Comeback

Berita Terbaru